TERDEPAN.CO.ID,BATAM – Anggota Dewan Komisi IV yang sekaligus sebagai Ketua Badan Kehormatan Daerah ( BKD) Bobi Alexander Siregar dalam Reses di perumahan Deverly Batu Besar Nongsa, ogah memberikan janji palsu kepada warga yang mengajukan permohonan dari mulai pembangunan fasum. Mushola dan pendidikan hingga dampak banjir.
Bobi beralasan, bahwa saat ini dirinya sedang melakukan persiapan dalam mengikuti pertarungan di pemilu yang akan datang di tahun 2024-2029.
“Saya sebagai wakil rakyat dua periode tak mau memberikan janji pepesan kosong, namun demikian apa yang ibu sampaikan akan menjadi catatan saya kedepannya setelah usai pesta demokrasi apabila saya terpilih,”terangnya.
Iya juga mengaku masyarakat akan memilih seorang pemimpin berdasarkan kinerjanya bukan karena janjinya, apalagi selama dua periode sudah pernah dibuktikan di masyarakat.
“Saya yakin masyarakat memilih pemimpin berdasarkan kinerjanya bukan janjinya apalagi janji palsu. Saya maju yakin lillahitaala mengemban amanah masyarakat,”lanjutnya.
Dalam Reses tersebut Bobi juga menyoroti tentang dampak banjir yang dialami warga Deverly RT 01 yang beberapa tahun lalu terdampak untuk dibawa dalam forum musrembang nantinya.
“Ada poin penting yang menjadi sorotan dan perhatian saya tadi tentang banjir, agar masalah ini bisa didiskusikan dalam musrembang di tahun 2024 yang akan datang,” bebernya.
Dalam Reses tersebut warga mengajukan beberapa harapan dan usulan yakni tentang, perubahan KTP, masalah pendidikan, pengadaan tenda untuk kegiatan warga, bantuan peralatan memasak untuk warga jika ada kegiatan, banjir serta meteran listrik.
“Terkait banjir berulangkali terjadi apabila hujan tiba, kami takut peristiwa ini terulang lagi seperti waktu akhir bulan Januari yang lalu di RT 01. Gorong-gorong dan drainase mohon untuk dilakukan perbaikan, dan soal kompensasi buat korban kemarin juga mohon diperhatikan, ” tutur warga mengungkapkan aspirasinya.
Dalam wawancaranya Bobi mengaku dalam Reses tersebut sehari ada dua tempat yang dikunjunginya.
“Dalam sehari ini ada dua tempat yang saya kunjungi, alkhamdulillah berjalan lancar,”tutupnya.
Sekretaris Lurah Batu Besar Sunaryoto juga ikut menanggapi terkait dampak banjir yang akan dibawa dalam diskusi di musrembang yang akan datang dan telah melakukan monitoring dan laporan ke Dinas Sosial.
“Kami kelurahan juga sudah melakukan monitoring dan melaporkan ke Dinas Sosial terkait kompensasi korban banjir sebanyak 13 KK, namun hingga saat ini dari Dinsos belum ada tanggapan. Permasalahan ini nantinya akan kita diskusikan pada musrembang tahun 2024,”bebernya.
Acara berlangsung lancar dihadiri warga maupun RT serta RW .
Red
#DPRDBatam







