TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Curah hujan yang terbilang tinggi dalam sepekan ini mengakibatkan beberapa wilayah di Kota Batam, Kepulauan Riau dilanda banjir serta tanah longsor. Di antaranya seperti yang terjadi di kawasan RW 8, RW 12 dan RW 15 Tiban Kampung, Kelurahan Tiban Lama, Kecamatan Sekupang. Akses jalan warga menjadi tertutup serta beberapa rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang dan tanah yang longsor.
Atas musibah yang dialami warga Tiban Kampung itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Hendrik, bertindak gerak cepat dengan segera mengerahkan bantuan ke lokasi, terutama ke rumah warga yang terkena longsor dan akses jalan yang tertutup.
“Hari ini saya bersama para tokoh masyarakat dan Ketua RW 8 dan Ketua RW 15, meninjau langsung tanah longsor dan pohon tumbang,” terang Hendrik, Sabtu (4/3/2023).
Hendrik, yang merupakan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) inipun segera memberikan bantuan untuk perbaikan pada dua rumah warga yang rusak. Dia juga mengerahkan timnya untuk memperbaiki batu miring dan membersihkan tanah longsor serta beberapa pohon yang tumbang tersebut.
“Untuk di RW 12/RT 6 Tiban Kampung, saya akan mengarahkan Dinas Perakimtan (Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Pemerintah Kota Batam) untuk segera menangani batu miring yang roboh ini agar segera diperbaiki,” ujarnya.
Dengan kejadian ini, Hendrik, menyebut bahwa sebagai wakil rakyat pihaknya berkewajiban hadir dan membantu masyarakat. Musibah ini merupakan bencana alam dan diluar kendali manusia.
“Kita tidak bisa salahkan siapa-siapa, yang kita lakukan ialah menyuarakan, agar penanganan longsor ini segera diatasi,” pungkasnya. (AS)
Editor: Andri Sofian
#musibahlongsor
#dprdkotabatam
#hendrikfraksipkbdprdkotabatam







