TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Pertumbuhan ekonomi Batam yang meroket hingga 6,84 persen pada 2022, berimbas pada naiknya pertumbuhan pelanggan PLN Batam. Sebelumnya, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam pada 2021 ekonomi Batam tumbuh di angka 4,75 persen dan -2,55 persen pada 2020. Seiring dengan kenaikan itu, pertumbuhan pelanggan PLN Batam pun ikut naik mencapai 17 persen hingga April 2023 ini.
“Di 2019, akibat covid kita malah minus 3 persen untuk pertumbuhannya. Namun 2022 sampai 17 persen untuk kenaikan. Bahkan melebihi untuk Indonesia,” ungkap Vice President of Public Relations PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam, Bukti Panggabean, Jumat (31/3/2023)

Sebagai perusahaan penyedia ketenagalistrikan utama di Batam, Kepulauan Riau, PT PLN Batam berkomitmen untuk terus menjaga keandalan listrik demi mendorong pertumbuhan ekonomi. Bukti Panggabean menuturkan, kenaikan pertumbuhan pelanggan itu merupakan hal yang harus disyukuri, sehingga PLN Batam terus mengupayakan pelayanan yang maksimal.
“Sekarang pelanggan kami sekitar 360 ribuan, mulai dari rumah tangga, industri, bisnis, sampai ke pemerintahan. Secara persentasi jumlah pelanggan rumah tangga memang lebih banyak. Namun secara total watt-nya lebih tinggi industri dan bisnis, mencapai 75 persen,” terangnya.
Bukti Panggabean menerangkan bahwa demi menjaga keandalan ketersediaan listrik bagi pelanggan, PLN Batam merencanakan penambahan kapasitas pembangkit guna peningkatan reserve margin dalam rangka menjaga sustainability ketenagalistrikan. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, PT PLN Batam membutuhkan dukungan dari seluruh pelanggan maupun stakeholders.
“Harapan ke depan, agar masyarakat mendukung program-program kita. Semoga untuk sektor bisnis industri semakin berkembang, sehingga pelayanan listrik.juga semakin berkembang,” pungkasnya. (AS)
Editor: Andri Sofian
#plnbatam #pelangganpln #ekonomibatam







