Jaringan Underground PLN di Batam Sudah Mencapai 95 Persen

TERDEPAN.CO.ID, BATAM | PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan membangun jaringan ke seluruh wilayah dan menjaga keandalan sistem kelistrikan demi memenuhi kebutuhan seluruh warga Batam, Kepulauan Riau. Pengembangan terus dilakukan, namun PLN Batam tetap mempertahankan keindahan dan estetika Kota Batam sebagai sebuah kota modern dengan penataan yang terencana. Salah satu yang dilakukan PLN Batam adalah dengan membangun jaringan kabel bawah tanah (underground) Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM).

Vice President of Public Relations PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam, Bukti Panggabean, menerangkan bahwa perencanaan jaringan underground sebenarnya sudah sejak tahun 1993 silam. Pembangunannya dilaksanakan secara bertahap hingga sekarang dan telah terlaksana mencapai 95 persen.

Bacaan Lainnya

“Kalau terkait dengan jaringan yang di bawah tanah/underground, inikan sudah diimplementasikan sebenarnya sejak tahun 1993. Nah itu kan secara bertahap, misalnya implementasinya tahun ini berapa persen dan di daerah mana saja,” ucapnya, Rabu (5/4/2023).

Bukti Panggabean, mengatakan bahwa sebenarnya acuan perencanaannya adalah bagaimana secara estetika kota batam tidak semrawut. SKTM merupakan jaringan kabel yang ditanam dalam tanah yang didesain sedemikian rupa sehingga mengurangi dampak terhadap berbagai gangguan yang ada. Oleh karena itu tidak adanya jaringan kabel atau tiang listrik di sisi kanan dan kiri jalan, itulah yang membedakan Batam dengan kota lain di Indonesia.

“Kalau di atas tiang kan bisa dibayangkan bagaimana semrawutnya. Dari sisi keamanan juga, bahwa di bawah tanah itu lebih handal. Namun kelemahannya ada juga. Apabila ada terjadi gangguan, untuk mendeteksinya sulit,” ungkapnya.

Terkait pembangunan infrastruktur jalan yang tengah gencar dilakukan di Kota Batam, Bukti Panggabean mengaku tidak menjadi kendala ataupun permasalahan di lapangan. Sebab jika ada jaringan yang akan terkena pembangunan jalan, maka dari pihak-pihak terkait telah koordinasi dengan PLN Batam.

“Kedalamannya ada standar yang sudah dibuat dari sistem konstruksi kita,” terangnya.

Bukti Panggabean juga mengungkapkan bahwa khusus di Batam, Rempang dan Galang, ke mana saja sudah underground. Disampaikannya bahwa program ini tetap berjalan, namun tidak bisa dipastikan hingga tahun berapa terpenuhi ke seluruh wilayah Batam.

“Melihat juga kondisi geografisnya, keadaan penduduknya. Kalau yang padat penduduk menjadi prioritas. Termasuk industri yang menjadi prioritas,” pungkasnya. (AS)

Editor: Andri Sofian

#plnbatam
#jaringankabelunderground
#pembangunanbatam

TERDEPAN TV

Pos terkait