TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Panbil Hospitality Group yang merupakan salah satu unit bisnis/usaha Panbil Group di Batam, Kepulauan Riau, yang menaungi Best Western Premier Panbil, Panbil Residence Apartment, Panbil Nature Reserve serta Artrium Panbil meluncurkan unit usaha terbarunya yang merupakan sebuah restoran yang memiliki konsep kembali ke alam di tengah Hutan Pelawan bernama Kayu merah.
Kayu Merah Berlokasi di Jl. Kantong Semar Panbil Nature Reserve, Muka Kuning Batam. Restoran Kayu merah menyuguhkan cita rasa kekayaan nusantara yang dipadu dengan resep tradisional serta teknik memasak Prancis modern. Kayu merah sendiri berasal dari warna kayu di pohon hutan Pelawan yang berwarna cokelat kemerahan, dimana pepohonan ini tumbuh mengelilingi area Restoran Kayu merah dan Panbil Nature Reserve.
Untuk lebih dikenal masyarakat luas, influencer Batam bersama awak media pun diundang untuk berkunjung ke kawasan tersebut. Dengan menggunakan transportasi shuttle bus khusus, merekapun sampai di Stock Center Rusa Sambar (Rusa Unicolor), awak media dan influencer diberikan penjelasan oleh petugas di sana, mengenai rusa-rusa yang berada di lokasi penangkaran.
General Manager Operational Panbil Nature Reserve, Galih J. Purnama, dalam keterangan pers-nya mengatakan bahwa rusa yang terdapat di situ adalah asli dari Indonesia. Rusa tersebut didapatkan dari Palembang, Sumatera Selatan. Saat itu ada 21 ekor rusa, dan saat ini di dalam penangkaran ada yang sudah melahirkan anaknya sebanyak 7 ekor.
“Jadi rusa ini di bawah naungan Konservasi Sumberdaya Alam Kepulauan Riau. Ini adalah wisata alam dan berbagai macam aktivitasnya. Dan hutan ini merupakan jantung atau paru-parunya di kota Batam,” ucapnya, Kamis (6/7/2023).
Galih mengungkapkan bahwa di tempat tersebut mempunyai kegiatan, salah satunya adalah hiking. Selain itu ada juga mountain biking, yaitu para pesepeda yang mencoba mount bike dan ada juga team building serta outbond.
“Bagi warga Batam yang ingin mencoba kegiatan kita, silahkan datang ke Panbil Nature Reserve. Untuk lebih detail tentang beberapa aktivitas kami di sini, kita siap untuk memberikan informasi dan penjelasan-penjelasan terkait aktivitas di sini,” pungkas Galih.
Selama 35 menit di penangkaran rusa sambar, selanjutnya awak media dan influencer Batam diajak ke lokasi Kayu Merah Restaurant yang tidak jauh dari penangkaran rusa. Ketika berada di halaman Kayu Merah Restaurant, awak media dan influencer Batam disuguhkan tarian melayu dan juga dihibur oleh gamelan Bali. Selain itu mereka juga menikmati menu makanan khas ala Kayu Merah Restaurant, yakni cocktail pairing, ragam cemilan, lalu ada hidangan pembuka dan penutup.
Tampak para influencer dan awak media sungguh menikmati mulai dari keliling di area hutan pelawan yang bernama “Kayu Merah” hingga fine dinning yang bertemakan Nusantara.
General Manager BWP Panbil, Teezar Mirza mengucapkan terima kasih kepada awak media dan influencer kota Batam, diharapkan dari kegiatan ini memberikan destinasi wisata hutan pelawan bagi pengunjung, wisatawa masyarakat Batam Kepulauan Riau yang menjadi daya tarik suguhan Kayu Merah Restaurant. (Andri)
Editor: Andri Sofian
#KayuMerahRestaurantBatam #PanbilGroup







