Buntut Dua Wanita Diarak Bugil dan Diperkosa Massal di India Ribuan Wanita Turun Dijalanan Gelar Unjuk Rasa

Aksi tak manusia yang sedang mengarak wanita dg bugil dan diperkosa massal
Kaum wanita marah membakar rumah penggerak wanita diarak bugil dan diperkosa secara massal di India

TERDEPAN.CO.ID,INDIA- Buntut adanya aksi tragis dua wanita diarak bugil dan diperkosa massal. Kerusuhan terjadi saat ribuan orang, terutama wanita, menggelar unjuk rasa dengan memblokir ruas jalanan dan melakukan aksi bakar ban.

Kerusuhan tersebut terjadi di Imphal, yang merupakan ibu kota negara bagian Manipur, India, yang menjadi lokasi dua wanita diarak bugil dan diperkosa massal.

Bacaan Lainnya

Seperti dilansir India Today, Minggu (23/7/2023), unjuk rasa yang digelar pada Sabtu (22/7) waktu setempat itu berubah menjadi tegang setelah para demonstran, yang kebanyakan perempuan, semakin bertambah jumlahnya dan melakukan aksi pemblokiran ruas jalanan di area Ghari.

Aksi yang didominasi oleh para wanita demonstran juga meneriakkan slogan-slogan anti pemerintah dalam aksinya.

Kepolisian Manipur dengan dibantu para personel militer dan batalion aksi cepat dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi.

Situasi semakin panas saat para demonstran melakukan aksi bakar ban di lokasi unjuk rasa. Para personel keamanan dengan cepat memadamkan api dan dilaporkan melepas tembakan gas air mata ke arah para demonstran untuk membubarkan mereka.

Aksi protes itu merespons video viral yang menunjukkan dua wanita dari etnis minoritas Kuki di Manipur diarak bugil dan dilaporkan diperkosa massal. Insiden itu terjadi pada awal-awal konflik antar etnis yang menyelimuti negara bagian Manipur sejak Mei lalu.

Video itu direkam pada 4 Mei lalu, namun baru menjadi viral pada 19 Juli lalu. Kepolisian Manipur sejauh ini telah menangkap enam tersangka, termasuk seorang remaja di bawah umur, terkait insiden yang memicu kemarahan publik itu. (*)

 

Editor : IKA
#duawanitadiarakbugildiIndia
#ManipurIndia
#Etnisminoritaskukiindia

 

TERDEPAN TV

Pos terkait