Peringati 29 Tahun IMT-GT, Menko AirlanggaTekankan Integrasi Kawasan dengan Masterplan Konektivitas ASEAN 2025

menteri ke tiga Negara, Menteri Ekonomi RI, Erlangga Hartanto, Menteri Ekonomi Malaysia Rafizi Ramli, Wakil Menteri Keuangan Thailand Julapon Amornvivat saat Press Conference di Marriott Hotel Harbour Bay Batam

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Peringati 29 Tahun IMT-GT, Menko Airlangga tekankan integrasi kawasan dan sinergi dengan masterplan konektivitas ASEAN. Forum IMT-GT 2023 ini digelar di Kota Batam, Kepulauan Riau. Rangkaian kegiatan IMT-GT 2023 terdiri dari pertemuan lintas kementrian pelaku usaha, pameran dan sebagainya.

Dalam forum Indonesia Malysia-Thailand Growth Triangle atau IMT-GT 2023 membahas pembangunan ekonomi bersama tiga Negara yang meliputi sektor perdagangan investasi, pariwisata, infrastruktur, lingkungan hidup, pertanian, hingga industry halal.

Bacaan Lainnya

Kerjasama IMT-GT membuat peran ketiga Negara tersebut semakin kuat di kawasan subregional Asean.

Peringati 29 Tahun IMT-GT, Menko Airlangga juga menekankan integrasi kawasan dan sinergi dengan masterplan konektivitas ASEAN 2025.

Dalam keterangan Pers  Menko Airlangga menuturkan bahwa dalam pertemuan IMT-GT telah membahas berbagai isu strategis guna menghadapi tantangan ke depan, mulai dari upaya IMT-GT untuk lebih agresif dan responsif dalam memanfaatkan peluang, percepatan adopsi dan transformasi ekonomi hijau dan ekonomi biru, modernisasi dan hilirisasi karet dan kelapa sawit, pengembangan industri berbasis digital, industri kreatif, produk dan jasa halal, dan pariwisata yang terintegrasi, hingga penguatan sinergi anggota IMT-GT.

“IMT-GT memiliki visi untuk menjadi kawasan yang terintegrasi, inovatif, inklusif, hijau, berkelanjutan di tahun 2036. Dengan tumbuhnya economic corridor di kawasan IMT-GT diharapkan bisa memperkuat Selat Malaka, dan tentunya untuk tourism dimana tourism menjadi salah satu andalan IMT-GT,” kata Menko Airlangga saat Press Conference di Marriott Hotel Harbour Bay Batam, 29 September 2023.

Sejalan dengan pernyataan Menko Airlangga, Menteri Ekonomi Malaysia Rafizi Ramli juga meyakini bahwa IMT-GT merupakan kerja sama yang penting untuk dapat meningkatkan kesatuan negara sub-kawasan dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui kolaborasi di berbagai industri dan komoditas, terlebih saat ini negara sub-kawasan akan dihadapkan dengan berbagai tantangan ekonomi global.

Wakil Menteri Keuangan Thailand Julapun Amornvivat juga menambahkan bahwa pertemuan tersebut juga didorong untuk dapat menghasilkan outcome yang konkret. Kerja sama IMT-GT sendiri juga terus berupaya memberikan guideline dalam meningkatkan koridor ekonomi hingga implementasi ekonomi biru. Dalam kesempatan tersebut, Wamen Julapun juga menyampaikan apresiasi atas Keketuaan Indonesia dalam PTM IMT-GT ke-29 tersebut.

Dalam pertemuan terakhir dari rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-29 yang dilaksanakan pada tanggal 26 s.d 29 September 2023 tersebut, turut dihadiri antara lain oleh Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi VI Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo, Plt. Deputi III Kemenko Perekonomian Elen Setiadi, Deputi VII Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Perwakilan Asian Development Bank Mr. Winfried Wicklein, dan Perwakilan ASEAN Secretariat  Ms. Kanchana Wanichkorn. (Andre Yan)

#IMT-GT
#MenkoAirlangga
#Malysia-ThailandGrowthTriangle


 

 

TERDEPAN TV

Pos terkait