Warga Terdampak Pengembangan Rempang Eco-City Yakini Program Tersebut Bakal Meningkatkan Perekonomian Batam

Nurbaiti, warga Desa Sembulang Tanjung, saat tiba di hunian sementara. (Foto: Humas BP Batam, Rabu 22/11/2023).

TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Dukungan masyarakat terhadap realisasi program pengembangan Rempang Eco-City, Batam, Kepulauan Riau, terus mengalir.

Nurbaiti misalnya, warga asal Desa Sembulang Tanjung, mengatakan jika dirinya percaya bahwa program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat ke depannya.

Bacaan Lainnya

“Harapan kami tentu ekonomi kampung jadi lebih maju,” ujarnya sebelum bergeser ke hunian sementara, Rabu (22/11/2023).

Nurbaiti menegaskan, pergeseran terhadap keluarganya ke hunian sementara merupakan bentuk dukungan nyata agar program Rempang Eco-City dapat segera terealisasi. Mengingat program tersebut juga akan membuka ratusan ribu lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sehingga, pemuda setempat pun mendapat kesempatan untuk terlibat dalam kemajuan kawasan Rempang ke depannya.

“Kami pindah tanpa ada paksaan dari manapun. Ini bentuk dukungan kami terhadap pembangunan Rempang,” tambahnya.

Sementara slah satu warga lainnya, Saemah, juga mengungkapkan hal senada. Menurutnya, warga negara yang baik akan mendukung penuh program pemerintah demi tercapainya kesejahteraan masyarakat.

“Kita sebagai warga negara yang baik wajib mendukung negara. Harapan kami, anak-cucu bisa hidup lebih sejahtera ke depannya,” tegas perempuan asal Desa Pasirpanjang itu. (*)

RTN

Editor: Andri Sofian

#RempangEcoCity
#PerekonomianBatam
#BPbatam

TERDEPAN TV

Pos terkait