TERDEPAN .CO.ID, BATAM- Kementerian Pertahanan Indonesia alias (Kemhan) RI memastikan satuan tempur TNI di Natuna Utara siaga menghadapi kemungkinan terburuk.
Menurutnya saat ini ada tiga Matra TNI siaga menjaga Natuna Utara.
Adapun ketiga matra TNI tersebut terintegrasi di markas militer bersama Selat Lampa yang sudah beroperasi sejak 18 Desember 2018.
“Satuan TNI Terintegrasi di Kepulauan Natuna saat ini terdiri atas satuan-satuan dari tiga matra, di antaranya Batalyon Komposit I/Gardapati TNI Angkatan Darat yang diperkuat oleh Kompi Zeni Tempur, Baterai Rudal Artileri Pertahanan Udara dan Baterai Artileri Medan,” dilansir dari Antara pada (08/07/2024).
Menhan RI menyampaiakan, untuk matra laut ada Lanal Ranai bersama Korps Marinir siaga di sana.
“Dari TNI Angkatan Laut, selain ada Pangkalan TNI Angkatan Laut Ranai dan Fasilitas Pelabuhan (Faslabuh) Selat Lampa, juga terdapat Kompi Komposit Marinir dan berbagai fasilitas pelabuhan,” jelasnya
Sementara matra udara menyiagakan satuan Radar 212 Ranai dan jet tempur di Lanud Raden Sadjad.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto menegaskan penempatan berbagai satuan militer TNI di sana guna menghadapi potensi ancaman dari luar negeri.
Sekaligus melindung kepentingan nasional serta masyarakat Natuna termasuk di Natuna Utara.
Mereka siap menghadapi segala kemungkinan terburuk.
“Dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di Laut Natuna Utara, Kementerian Pertahanan dan TNI akan meningkatkan dan menyiagakan kekuatan militer yang ada di wilayah perbatasan Laut Natuna Utara. (*)
#MenhanRI
#LanalBatam







