TERDEPAN.CO.ID, KARIMUN – Suasana tenang dan damai masyarakat Kampung Ambat Jaya Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun Kepulauan Riau berubah mencekam.
Itu setelah aktifitas pembersihan plat besi dengan cara di semprotkan pasir silika atau biasa disebut Sanblasting mulai beroperasi.
Aktifitas Sanblasting yang dilakukan PT.Saipem Indonesia Karimun Yard tersebut menimbulkan debu tebal menyelimuti pemukiman warga hingga membuat warga marah.
Bagaimana tidak, debu tebal yang menyelimuti kampung akibat aktivitas Sanblasting yang mengandung lemak besi, partikel karat besi dan lainnya hampir setiap hari menyelimuti kampung hingga membuat warga sesak nafas.
Tak tahan dengan kondisi buruk tersebut, beberapa warga mendatangi gerbang utama PT.Saipem untuk meminta aktifitas Sanblasting dihentikan.
Kejadian tersebut disampaikan ketua Forum Peduli Kesejahteraan Lingkungan (FPKL) Sahar Jemahat saat dihubungi melalui sambungan telpon, Rabu, (25/09/2024).
“Hampir setiap hari debu tebal menyelimuti kampung dan membuat sesak nafas. Kita tidak bisa leluasa lagi duduk ditempat terbuka karena debu berbahaya. Debu biasa dijalan saja kalau dihirup secara terus menerus berbahaya, apalagi debu Sanblasting yang mengandung lemak besi dan partikel lainnya” ungkap Sahar
Sahar juga mengungkapkan kalau kelompok masyarakat selalu mendatangi PT.Saipem untuk minta aktifitas Sanblasting dihentikan karena sudah meresahkan.
“Selasa malam warga mendatangi PT.Saipem minta aktifitas Sanblasting dihentikan tapi tak dihiraukan. Bahkan sudah berkali kali warga meminta tetap tak digubris. Saye perhatikan sikap PT.saipem seperti sikap orang tak punya otak” tambahnya kesal
Sementara itu dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, meski persoalan ini sudah sering diberitakan sama sekali tidak memberikan perhatian. Dinas Lingkungan Hidup seolah dengan sengaja menutup mata dan telinga dan tak peduli atas persoalan yang dialami warga Kampung Ambat Jaya Desa Pangke Barat.
Padahal sangat jelas bahwa debu aktifitas Sanblasting yang mengandung lemak besi dan partikel berbahaya lainnya sangat berbahaya bagi kesehatan lingkungan jika dibiarkan secara terus menerus terpapar. (Fajar)
#PTSaipemIndonesiaKarimunYard







