TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Warga seluruh RW1 dari 4 RT yang ada di Kelurahan Bukit Indah Sukajadi Batam Kepulauan Riau berbondong-bondong serta berkonvoi menggunakan mobil mewah mereka mendatangi kantor DPRD Batam menuntut pembatalan dan penolakan pembangunan Kantor Lurah yang baru di lingkungan mereka, Senin (03/11/25).
Dalam pertemuan tersebut, warga dengan tegas menyampaikan penolakannya terhadap rencana pembangunan kantor lurah yang akan dibangun di dalam kawasan perumahan eksklusif Sukajadi. Menurut warga, proyek tersebut tidak pernah dikomunikasikan secara jelas dan minim sosialisasi dari pihak terkait. Mereka juga mempertanyakan alasan pembangunan gedung pemerintahan di kawasan hunian terbatas yang selama ini memiliki sistem akses ketat.
Warga menilai lokasi tersebut tidak tepat karena akan mengubah aksesibilitas kawasan. Selama ini, kompleks Sukajadi hanya dapat dimasuki oleh penghuni, sementara tamu wajib melapor kepada sekuriti. Jika kantor lurah dibangun di area itu, maka area tersebut akan menjadi fasilitas publik yang dapat diakses bebas oleh masyarakat umum sehingga warga khawatir akan terjadi kepadatan lalu lintas dan kebisingan.
Warga juga menegaskan bahwa mereka tetap mendukung setiap pembangunan yang dilakukan pemerintah Kota Batam maupun dari BP Batam namun untuk pembangunan kantor kelurahan yang baru dinilai kurang tepat karena kantor Lurah yang sudah ada di Bukit Sukajadi dinilai sudah tepat titik lokasinya tinggal dilakukan revitalisasi (Perbaikan ) saja demi kenyamanan masyarakat yang ada.
“Kami tetap dukung rencana pembangunan yang dilakukan Pemko Batam namun yang kami tolak bukan pembangunan kantornya, tapi titik lokasinya.
Menurutnya pembangunan kantor lurah yang baru apabila tetap dilakukan akan menggangu stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat yang ada di Bukit Sukajadi.
“Pembangunan tersebut apabila tetap akan dilakukan akan mengganggu kenyamanan, karena lalu lintas yang meningkat serta ruang hijau yang berkurang dan nilai property yang berkurang.
Dalam rapat tersebut membahas adanya Fasilitas Sosial (Fasos) dan fasilitas Umum (Fasum) yang sebelumnya oleh kontraktor sudah dhibahkan kepada pemerintah Pemko Batam namun demikian masyarakat meminta agar pemanfaatannya tetap mengedepankan kepentingan suluruh penghuninya agar tidak menimbulkan konflik dan gejolak yang ditimbulkannya dikemudian hari.
“Kami masyarakat bersedia membantu apabila revitalisasi kantor lurah yang ada dilakukan dan pembangunan yang direncanakan di lingkungan kami di batalkan, “jelas warga bersemangat.
Dalam rapat tersebut selain 99 persen masyarakat kompak melakukan penolakan namun salah satu warga justru menyuarakan ketidakberatannya dalam pembangunan kantor lurah yang baru tersebut.
Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Budi Mardiyanto dalam tanggapan kepada warga menegaskan bahwa DPRD ingin mencari titik terang dari polemik ini akan menyampaikan kepada para pimpinan.
“Hasil rapat hari ini akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk mendapatkan solusinya dan kami berharap pertemuan ini bisa mendapatkan solusi yang terbaik untuk semuanya.

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang berlangsung di ruang pimpinan DPRD di pimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Batam Budi Mardiyanto beserta Ketua Komisi I Jelvin Tan, serta anggota Komisi I Tumbur Hutasoit serta anggota Komisi III Ir. Anang Adhan, ini berlangsung lancar dan penuh semangat oleh pertanyaan dan keinginan penyampaian warga kenapa warga menolak pembangunan kantor Kelurahan yang baru di lingkungan mereka.
Beberapa pejabat penting di lingkungan BP Batam Direktorat Perencanaan Infrastruktur BP Batam, BPKAD Pemko Batam, Disperkimtan, Dinas CKTR, Camat Batam Kota, dan Lurah Sukajadi.
Tak hanya perwakilan pemerintah, rapat juga dihadiri pimpinan PT. Surya Anandita Perkasa dan PT. Studio Empat Belas. Selain itu turut hadir Yayasan Perlindungan Konsumen, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, serta Ketua RW 001, RT 001, dan perwakilan warga Kelurahan Sukajadi.
Pantauan dilapangan selain spanduk penolakan warga juga terpampang papan himbauan pembangunan dibeberapa titik lokasi serta nampak bahan bangunan serta cakar ayam yang sudah siap bangun.
RED #DPRDBatam #BukitSukajadi #RevitalisaiKantorLurah #PemkoBatam #OmbusmanRI #DPRDBatam







