TERDEPAN.CO.ID,NATUNA – Sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Natuna melalui UPTD Puskesmas Pulau Tiga Barat bersinergi dengan unsur lintas sektor membagikan masker gratis kepada pelajar dan masyarakat di Kecamatan Pulau Tiga Barat, Senin (24/8/2026).
Pembagian masker tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Natuna, Cen Sui Lan, selaku Ketua Satgas Karhutla Kabupaten Natuna, agar jajaran pemerintah daerah mengambil langkah cepat dalam melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.
Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) sosialisasi bahaya Karhutla bersama Forkopimda, OPD dan instansi terkait di Kantor Bupati Natuna, Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa Karhutla tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya akibat paparan asap.
“Bahaya Karhutla banyak dampaknya bagi kita semua, terutama kepada masyarakat. Untuk itu, kita semua harus mengantisipasi dan mencegah terjadinya Karhutla yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Cen Sui Lan.
Bupati juga menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna beserta seluruh puskesmas untuk segera melakukan langkah perlindungan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah yang kualitas udaranya berada pada kategori tidak sehat.
“Kita sudah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna dan seluruh Puskesmas untuk segera membagikan masker gratis kepada masyarakat yang kualitas udaranya berada pada kategori tidak sehat dengan indeks di atas 90,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, mengatakan penyaluran masker dilakukan melalui puskesmas di masing-masing wilayah sebagai bentuk respons terhadap kondisi kabut asap.
Menurutnya, penggunaan masker penting, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak paparan asap, seperti anak-anak, lansia dan masyarakat dengan riwayat penyakit tertentu.
“Karena itu, penggunaan masker dinilai penting, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak paparan asap. Masker diberikan untuk masyarakat rentan seperti anak, lansia dan kelompok penyakit tertentu,” ujar Hikmat.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Pulau Tiga Barat, Dina Putriani, menjelaskan pihaknya telah membagikan kurang lebih 800 masker kepada masyarakat dan pelajar sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap.
“Adapun sasaran pembagian masker adalah anak-anak sekolah mulai dari usia PAUD hingga SLTA sederajat, pengendara motor, pejalan kaki, para pedagang dan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil serta yang mempunyai riwayat penyakit jantung dan asma,” jelas Dina.
Sebelum masker dibagikan, petugas juga memberikan edukasi singkat kepada masyarakat mengenai cara menggunakan dan membuang masker yang benar. Hal tersebut dilakukan agar penggunaan masker dapat memberikan perlindungan secara optimal.
Pembagian masker tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Pemerintah Kabupaten Natuna juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara semakin memburuk serta bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.(Jo)
#PEMKABNATUNA







