ACEH,TERDEPAN.CO.ID- Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Gampong Telaga Tujuh ( Pusong) Kecamatan Langsa Barat Propinsi Aceh, kesulitan Air bersih.
Daerah itu merupakan pulau terpencil, yang seharusnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah setempat. Namun sampai detik inipun, jeritan masyarakat akan kebutuhan pokok air untuk kehidupan sehari hari masyarakat tidak juga di tanggapi oleh Instansi terkait.
Dua kapal Boat yang sebelumnya di gunakan untuk mengangkut air bersih dari Kuala Langsa ke pulau Pusong, dalam dua bulan terakhir sudah tidak beroperasi dan yang di gunakan hanyalah kapal Gampong milik warga. Akibatnya mereka harus rela menunggu kedatangan air bersih hingga larut malam, untuk mendapatkan dua ratus (200) liter air dalam seharinya, dengan cara melangsir air dari kapal Boat ke rumah mereka.
Keberadaan Mesin Pengolah air laut menjadi air tawar sedikit membantu akan ketersediaan air bersih namun itu hanya berlangsung empat bulan saja. Karena tidak ada perawatan maka satu unit alat pengelola air tawar yang di bangun tersebut rusak dan tidak terurus.
Kini masyarakat hanya pasrah dan berharap uluran dan kepedulian Pemerintah Daerah untuk membantu ketersediaan air bersih untuk keberlangsungan hidup masyarakat Langsa. IKA
Reporter : M. Abu Bakar dari Aceh melaporkan







