BATAM,TERDEPAN.CO.ID-Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho, SH menyayangkan, masih adanya siswa yang belajar dengan kondisi ruang kelas yang tidak layak untuk di pakai yang terjadi di SDN 009 Bulang Setokok Pulau Panjang Batam.

Di temui di kantor DPRD Kota Batam pada rabu, (22/02/18) mengatakan, Anggaran Dinas Pendidikan cukup besar di tahun 2018 sebesar Rp 562.165.699.288,92 ( 562 milyar lebih) di banding tahun sebelumnya di tahun 2017 sebesar Rp 513 Milyar atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 49 Milyar.
“Apabila kita temukan anak anak yang masih belajar di ruang kelas yang tidak layak untuk di pakai dan bahkan membahayakan jiwa mereka , kita sangat menyesalkan kejadian itu karena dari anggaran tahun 2017 ini untuk dinas pendidikan yangtadinya kita menganggarakan sekitar 513 milyar dan di tahun 2018 ini kita ada kenaikan 562 milyar, 165699,288,92 artinya kenaikan ini suah mencapai 49 Milyar itu dari tahun sebelumnya, “ terangnya.
Ia juga menyarankan pada instansi terkait, untuk melakukan audit investigasi oleh tim independen kepada Dinas Pendidikan (Disdik) akan program kerja yang sudah di laksanakan saat ini.
“ dengan adanya temuan siswa belajar di ruang kelas tidak layak pakai, terus terang, Saya menyarankan untuk Dinas Pendidikan ini, sudah patut di lakukan audit investigasi oleh Tim Independen,” pintanya.
Dirinya mengakui, selama menjabat sebagai anggota DPRD Kota Batam, dari tahun ke tahun masalah yang sama di jumpai, dan justru di jadikan alat untuk kepentingan pribadi atau kelompok.
“ Saya rasa hal semacam ini, dari tahun ke tahun begitu saja dan Saya selaku Seketaris Komisi IV, sudah agak jenuh menyuarakan dan meneriaki masalah-masalah yang seperti ini, dan kita juga tidak mau anak-anak kita yang di pulau itu di eksploitasi untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompok saja, “ pungkasnya. IKA







