Nestapa, SD 009 di Pulau Panjang Belajar di bawah Ancaman atap Nyaris Ambruk

BATAM,TERDEPAN.CO.ID- Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 009 Kecamatan Bulang Kelurahan Setokok, Batam, belajar dengan ancaman maut. Ratusan siswa belajar di dalam ruang kelas dengan kondisi atap hampir ambruk akibat termakan usia.

Sungguh ironis melihat keadaan seperti ini, bahkan para guru pelajar dan instansi terkait mengetahui hal ini dan sudah beberapa kali mengunjungi dan meninjau sekolah ini, dengan janji segera di perbaiki di tahun 2018 ini.

Bacaan Lainnya

Kondisi gedung SDN 009 Kecamatan Bulang Setokok atau tepatnya berada di Pulau Panjang ini, nampak jelas tidak layak pakai, selain kondisi bangunan yang sudah rapuh dan fasilitas yang tak layak pakai, atap plafon ruang belajarpun banyak yang terkelupas sehingga sangat membahayakan siswa yang sedang belajar di bawahnya.

Dengan usia bangunan yang sudah berumur 39 tahun, tepatnya di bangun pada tahun 1978 dengan luas ukuran 7x 8 meter luas bangunan sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 81 orang ini, tentu membuat para siswa tidak akan merasa nyaman apalagi keberadaannya berdiri di tengah pulau yang suatu saat musim angin datang dan akan sangat mudah, bangunan atau atap plafon jatuh dan roboh menimpa siswa yang sedang belajar.

Kepala Sekolah SD 009 Kecamatan Bulang Setokok, Saruji Amhar menunjukan kondisi Penyangga Bangunan yang Hancur dan mau roboh

Kerusakan terjadi pada bagian atap genteng dan plafon yang berada di tiap ruangan yang ada yaitu ruang kelas dan ruang guru.

Bahkan kondisi tembok serta penyangga bangunan nampak sudah mulai mengelupas, pecah dan retak.

” Takut juga sih kalau jatuh pas belajar tapi kami sudah biasa seperti ini, ” papar salah siswa dengan polosnya.

Kepala Sekolah SD 009 Kecamatan Bulang Setokok, Saruji Amhar mengatakan, dengan tidak adanya perbaikan atau sengaja membiarkan plafon sekolah tersebut hampir jatuh, karena sebagai bukti kepada instansi terkait untuk mengajukan anggaran perbaikan yang rencananya akan di perbaiki di tahun 2018 ini. Namun kepastian perbaikan tersebut, Saruji tidak tau sampai kapan, rabu 914/02/18).

Dirinya sebagai guru hanya bisa pasrah dan berharap, instansi terkait segera memperbaikinya.

“ Terpaksa tidak kami apa-apain karena sebagai bukti untuk pengajuan anggaran, kalau anak-anak disini sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini, dan terkait dengan hal ini kami juga sudah ajukan dan katanya mau di perbaiki di tahun 2018 ini, ‘ papar saruji.

Kepala Dinas Pendidikan Batam Kota, Muslim Bidin saat di konfirmasi mealui saluran telepon mengatakan, Dirinya bersama tim sudah melakukan peninjauan sekitar bulan lalu, dan mengagendakan anggaran rehabilitasi yang di masukan kedalam RKPD tahun 2019.

” Saya bulan lalu kesana,dan ini sudah Saya masukan anggaran rehahibiltas kedalam anggaran RKPD, ” jelasnya.

Ia berencana, sekolah tersebut tidak hanya di lakukan rehabilitasi namun akan di lakukan pembongkaran dan menaikan bangunan satu (1) tingkat ke atas dengan penambahan ruang kelas.

“Kami masukan ke dalam anggaran Rencana Kerja pemerintah Daerah (RKPD) tahun anggaran 2019, yang nantinya tidak hanya rehap namun akan di naikan satu tingkat ke atas, dan penambahan ruang kelas (roombel), tapi kalau di tahun 2018 ini ada anggaran Kita prioritaskan terlebih dahulu,”terang Muslim.IKA ( Tonton Vidio Liputannya)

 

 

 

TERDEPAN TV

Pos terkait