
TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Aparat Kepolisian di bantu satuan TNI AD terus melakukan penjagaan secara ketat paska kobaran api yang merenggut enam korban satu keluarga dan satu orang dalam keadaan kritis yang saat ini di rawat di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, kamis (21/06/17) pada pukul 05.30 wib, subuh dini hari.
Dengan adanya insiden ini di kabarkan tim labfor Mabes Polri akan turun langsung ke TKP lokasi kebakaran yang berada di bilangan Batu Ampar tepatnya Gudang Air Blok A2 No3 kawasan Industri Mega Cipta Batu Merah Batu Ampar, yang di tengarai di duga akibat adanya korsleting listrik.
Kapolsek Batu Ampar iptu Ricky ketika di minta keterangan menyampaikan, sampai saat ini pihak kepolisian masih terus menyelidiki sebab kejadian insiden tersebut, dan belum bisa memberikan keterangan secara resmi kepada awak media.
“ Maaf ya, ini masih dalam proses penyelidikan dan evakuasi jenasah, untuk keterangan resmi kami belum bisa sampaikan tunggu arahan dari pimpinan, atau coba konfirmasi aja ke Kapolres, “ jelasnya.
Nampak beberapa aparat berjaga-jaga di depan pintu gerbang tempat terjadinya kebakaran, dan beberapa warga ikut berkerumun di halaman gedung tersebut.
Informasi yang di himpun, saat kejadian kebakaran posisi jenasah Joshua Pakpahan berada di ruang tamu dan kelima korban berada di ruang dapur dengan posisi saling berdempetan dengan baju dan badan yang nampak gosong, sedangkan satu orang dinyatakan selamat dalam kondisi kritis yang langsung di larikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan guna mendapatkan perawatan secara intensif. IKA







