TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto memberikan apresiasi terhadap Pelayanan Terpadu satu Pintu (PTSP) BP Batam atas penghargaan Investment Award 2018 dari Badan Penanaman Modal (BKPM) RI pada Kamis (12/07/18) di kantor BKPM Jakarta.
Penyerahan penghargaan di terima kepada Direktur PTSP BP Batam Ady Soegiharto yang di saksikan oleh Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, Airlangga Hartato, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Menteri Perindustrian.
BP Batam sendiri masuk nominasi peringkat 10 besar untuk 98 kota , 12 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), lima kawaaasan perdagangan bebas dan pelabuhan dari 565 PTSP.
Bambang dalam keterangannya tidak menyebutkan perolehan nominasi tersebut, BP Batam masuk urutan keberapa, dengan alasan tidak ada penyebutan.
“ Kita tidak tau urutan keberapa BP Batam masuk nominasi 10 besar tersebut, bisa jadi nomor urut I dan kemungkinan di urutan ke-10 atau yang lainnya, yang jelas 10 besar, “ terangnya dalam press rilis di Media Center BP Batam.
Ia menegaskan dengan perolehan penghargaan tersebut tidak akan membuat BP Batam berpuas diri tapi akan menjadikan tantangan besar bagi PTSP BP Batam dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“ Ini kan menjadikan suatu bentuk tantangan tersendiri bagi PTSP BP Batam untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat baik di bidang investasi asing, dalam negeri maupun pelayanan masyarakat di tingkat bawahnya, “ jelasnya.
Menurutnya, perolehan proses penghargaan tersebut sudah melalui tahapan seperti penilaian assessment, survey kualifikasi pelayanan dan sebagainya. Dan salah satu yang mendorong hal tersebut karena PTSP BP Batam telah dapat ISO 90012015 tahun 2018.
“ Dua bulan kedepan ini akan di evaluasi lagi. Yang jelas intinya dari Kami BP Batam akan terus melakukan perbaikan, dan pelayanan PTSP akan di lakukan perpanjangan sampai magrib atau pukul 18.00 WIB, dengan penambahan waktu 1,5 jam dari biasanya,“ terangnya.
Bambang menyampaikan, untuk pelayanan IPH dan UWTO juga akan di permudah dengan pelayanan keliling ( jemput bola) dengan mempersiapkan dua mobil untuk mempermudah pelayanan.
“ Nanti kita akan siapkan dua mobil dan akan kita susun administrasinya, SDM dan persipan perlengkapannya, “ pungkasnya. IKA







