TERDEPAN.CO.ID,BATAM- TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Warga RW 06 Tiban Koperasi, Sekupang, Batam, melakukan unjuk rasa didepan kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin (6/8) pagi.
Dalam unjuk rasa tersebut warga meminta BP Batam mengembalikan fungsi kolam seperti sebelum dilakukan penimbunan sehingga menyebabkan banjir yang meresahkan masyarakat di sekitarnya.
Mantan Ketua IAI Kepri 2 Periode, Suprianto yang sekaligus sebagai Orator dalam demo mengatakan, Kolam yang berada di area warga RW 06 Tiban Koperasi merupakan bak tampungan air sementara apabila hujan tiba supaya tidak ada luapan air dibawahnya yang bisa menimbulkan banjir yang saat ini sering melanda daerahnya.
“ Kolam ini berpotensi untuk menampung air sementara kalau hujan supaya tidak ada luapan air di bawahnya sehingga tidak menimbulkan banjir, “ jelas Pria yang berprofesi sebagai Arsitek ini.
Ia menilai BP Batam telah salah melakukan perencanaan pengalokasian Kolam kepada pihak pengembang, yang tidak disertai dengan drainase yang benar yang menimbulkan kebanjiran yang merugikan warga sekitar.
“Sebenarnya kolam kan! tidak perlu di alokasikan, kenapa di alokasikan, sekarang baru banjir mereka sibuk karena drainase-nya salah dan ini kesalahan besar, kita tuntut untuk mengembalikan fungsi kolam kembali sebagi kolam yang berpotensi untuk tampungan air hujan bukan untuk peruntukan ruko, “ serunya.
Warga meminta kepada BP Batam untuk mengembalikan kolam yang keberadaanya bisa melindungi perumahan warga yang ada di bawahnya dari terjangan banjir yang melanda.
“Protes warga atas penimbunan kolam ini sebelumnya juga sudah disampaikan kepada BP batam baik melalui BP Batam, Pemko, Dinas Lingkungan Hidup Kota bahkan sampai dilakukan 2 kali Hiring ke DPRD namun tidak membuahkan hasil, “pungkasnya. IKA






