TERDEPAN.CO.ID,TANJUNGPINANG – Monumen Raja Haji Fisabilillah ini didirikan dekat dengan pinggir laut dengan letak yang sangat strategis karena dikelilingi pemandangan sekitar yang sangat indah.
Monumen ini dibangun untuk mengenang jasa–jasa Raja Haji Fisabilillah sebagai pahlawan Melayu yang berasal dari Riau. Beliau juga memiliki sebutan Raja Haji Fisabilillah Yang Dipertuan Muda IV.
Namun sayang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, terlihat kotor dan kurang terawat. Dinding bangunan retak,relief kaligrafi hilang dan mariam berkarat.
Jika dilihat dari kondisi saat ini jauh dari apa yang kita bayangkan, dibandingkan saat monumen ini diresmikan oleh Gubernur Riau pada Sabtu, 24 Maret 1998 lalu. Sungguh miris ,perhatian Pemerintah Kota Tanjungpinang ini.Padahalnya,Kota Tanjungpinang penuh dengan cerita cerita sejarah dari makam Raja dan kesultanan banyak di temui di kota Gurindam ini.
Salah satu warga Tanjungpinang bernama Amat yang ditemui TERDEPAN di Tepi Laut mengatakan,”Kita sangat prihatin dengan monumen Raja Haji Fisabilillah ini.
“Kenapa ya, sejarah kok di lupakan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Seharusnya, sejarah ini dilestarikan dan di jaga baik-baik jangan di lupakan seperti ini. Sejarah itu penting .Setiap Kota ,maupun daerah memiliki sejarah tersendiri ,”Ucap Amat, Jum,at (10/5/2019).







