
TERDEPAN.CO.ID- BATAM- Mahasiswa dari beberapa universitas di Kota Batam kembali mendatangi Kantor DPRD Kota Batam untuk menyuarakan penolakan revisi UU KPK, RKUHP serta meminta aparat menindak tegas pelaku pembakaran hutan, Senin (30/919)
Aksi ratusan mahasiswa tersebut digelar dibawah guyuran hujan lebat. Adapun mahasiswa yang tergabung dalam aksi tersebut yakni Mahasiswa dari Uniba, UPB, Fakultas Teknik, dan Kesehatan Ibnu Sina yang berdemonstrasi dan aparat kepolisian yang menjaga jalannya demontrasi sama-sama mandi hujan.
“Kami mekakukan aksi damai untuk menolak revisi UU KPK yang sudah disahkan, dan menolak pasal-pasal ngawur dalam revisi KUHP, cabut izin koirporasi pembakaran hutan, dan usut tuntas siapa pembunuh mahasiswa di Kendari,,” terang Guntur Pamungkas selaku koordinator aksi pada wartawan.
Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo mengatakan, walau pada awal demontrasi ada penolakan aksi mahasiswa ini, karena mengatasnamakan aliansi mahasiswa, pihaknya tetap mengakomodir dan mengawal jalannya aksi demo.
Kapolres juga mengatakan, pengamanan aksi demo di bawah guyuran hujan tadi, merupakan aksi sama rasa antara mahasiswa dan Polisi.
“Dan saya hadir di sini untuk memberikan motivasi kepada anggota agar tetap berkepala dingin dalam melakukan pengamanan walau di bawah guyuran hujan sekalipun,” ujar AKBP Prasetyo.
Editor : A.Z







