Police Line Hilang, Tanpa Putusan Pengadilan Diduga Gelper 666 Game Zone Main Mata dengan Aparat

Gelper 666 Game Zone saat dipasang Police Line

TERDEPAN.CO.ID, BATAM- Gelanggang permainan (Gelper) 666 Game Zone di Batam Center yang sebelumnya ditutup dan di pasang garis Polisi, beberapa waktu yang lalu, kini sudah beroperasi kembali tanpa mekanisme hukum yang semestinya.

Sebelumnya, Gelper yang diduga kuat adanya indikasi berbau judi tersebut di pasang garis Polisi, usai adanya kerusuhaan brutal oleh oknum Ormas ternama di Kota Batam, berupa penyerangan dan pengrusakan serta perampokan uang puluhan juta yang ada di kasir Game Zone 666.

Bacaan Lainnya

Dan anehnya, police line (garis Polisi) yang terpasang tersebut, kini lenyap di area Gelper tanpa proses putusan Pengadilan Kota Batam

Tim TERDEPAN mencoba mencari tau alasan diijinkannya Gelper 666 Game Zone dibuka, yang semestinya belum boleh beroperasi dan menanyakan kepada salah satu pekerja, berinisial NG yang mengatakan, tidak mengetahui alasan tersebut.

“Kami hanya pekerja, semua bos yang atur, bagaimana lobi Bos kepada Mereka, tanpa menjelaskan lebih rinci,” maksudnya.

Ia juga menyampaikan, pelaku penyerangan tempat area tersebut terdapat sebanyak 6 orang diantaranya, 5 orang sudah bebas, sementara satu orang masih ditahan, karena terindikasi mengambil uang di kasir.

“Pelaku itu ada sekitar 6 orang, 5 orang sudah dipulangkan, sementara 1 orang lagi masih ditahan karena kedapatan mengambil uang di kasir, merampoklah istilahnya, ” ujarnya, Sabtu (23/11/2019).

NG juga mengakui pelepasan Police Line yang terpasang antara waktu kejadian dengan dilepasnya Garis Polisi warna Kuning tersebut, hanya berjarak tiga hari padahal proses hukum harus melalui mekanisme yang panjang lebih dari satu minggu sampai ke Meja pengadilan.

Hingga kini kejelasan kasus tersebut tenggelam dan Gelper 666 Game Zone beroperasi kembali. Dan dari informasi yang didapat dari beberapa sumber diduga Bos Gelper 666 Game Zone, ada main mata dengan aparat untuk meloloskan dan melegalkan Gelper berkedok judi tersebut.

Pantauan dilokasi, para pemain Gelper bermain santai tanpa ada kekhawatiran, bahkan dari pihak pengelola, diduga juga sudah mengkoordinir pihak-pihak terkait untuk tutup Mulut.

Tim Redaksi

TERDEPAN TV

Pos terkait