12 Negara Ambil Bagian Ramaikan Internasional Culture Carnival di Batam

Gatut Kaca (Costum)

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Batam Internasional Culture Carnival 2019, ikut diramaikan para peserta dari 12 negara dengan menampilkan costum budaya yang diusung dari Negara asal.

Landmark Kepri

Arak-arakan dan persembahan tari budaya dengan aneka costum diperagakan, didepan ribuan pengunjung dan tamu undangan yang langsung dihadiri oleh Staff Kementrian Ekonomi Kreatif (EKRAF) bidang Managemen of Even, Esthy Reko Asyuti, Plt.Gubernur Kepri, Isdianto, Dinas Pariwisata Kepri dan Batam serta tamu undangan yang hadir.

Bacaan Lainnya

Esti dalam sambutannya menyampaikan, kebijakan Presiden RI yang diturunkan kepada Kementrian Pariwisata, diharapkan untuk meningkatkan pariwisata salah satunya adalah dengan menyelenggarakan even sebagai daya tarik wisatawan berkunjung ke suatu daerah.

“ Hadirnya pengunjung tidak hanya datang tapi juga menikmati destinasi, karena Kepri memiliki potensi Bahari, punya potensi alam, serta potensi untuk shoping atau belanja luar biasa, “terangnya.

Plt. Gubernur Kepri Isdianto dalam pidatonya menyampaikan, wisata Kepri semakin mendunia.

“Pariwisata Kepri akan berhasil apabila Kita sama-sama melakukan hal-hal yang positif, “pesannya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Burhalimar dalam wawancaranya menyampaikan, even ini adalah ke tiga kalinya diselenggarakan di Batam yang saat ini mengambil tempat di Nuvasa Bay Nongsa.

Ia menegaskan di tahun 2019 Oktober, Kepri mengalami peningkatan dengan posisi rangkaing nomor 2 sebelum Jakarta melampaui Bali di nomor urut ke 3.

“ Alkhamdulillah Kepri naik menjadi peringkat ke 3 dibawah Jakarta yakni 2,19 juta pengunjung dan Jakarta 2,34 juta pengunjung di Oktober 2019 ini, “tuturnya bangga.

Menurutnya, dengan kenaikan tingkat kunjung wisman yang datang ke Kepri meningkat, perbaikan destinasi dan even-even akan ditingkatkan terus.

“ Kita akan perbaiki semua destinasi dan even-even yang ada kunjungan turisnya dan Kita bersama-sama dengan dunia usaha , asosiasi akan terus melakukan peningkatan dan melakukan evaluasi di tahun depan, gebrakannya serta kebijakan Nasional RPJM yang baru, “tutupnya.

Pantauan dilapangan, peserta tidak hanya dimeriahkan dari mancanegara tapi juga mengusung budaya lokal dan daerah yang dikemas dengan tontonan yang menghibur.

 

Penulis : IKA

 

TERDEPAN TV

Pos terkait