RDP Dana Insetive Wartawan Tak Cair Mengarah Ke Jilid 2

wakil ketua DPRD H.Zainal Sedang meneken daftar Hadir RDP beserta beberapa anggoata Dewan

 TERDEPAN.CO.ID,SUMUT- Ratusan insan Pers dari media cetak elektronik dan online, membanjiri ruang persidangan kantor DPRD, kamis (13/02/ 2020).

Menurut Asisten 1 Fuadi beserta asisten 2 yang dimpingi Kadis Kominfo M.Irsan, Kabag Humas Torkis menyampaikan, Rapat Dengar Pendapat dengan insan pers tersebut  berjalan sangat ulet, selama 3 jam di mulai pukul 15,00 wib karena menunggu Sekda yang tidak bisa hadir dalam RDP,dengan kesimpulan tidak bisa disampaikan.

Bacaan Lainnya

“ Tidak bisa memberikan kesimpulan atau memberikan pernyataan secara tertulis serta mengambil suatu Keputusan, sesuai permintaan para insan pers, karena Sekda tidak hadir, “jelasnya.

Adapun RDP yang di pimpin Wakil Ketua H.Zainal Harahap yang di hadiri 15 anggota Dewan lainya berasal dari berbagai partai politik.

H.Edimin anggota Dewan dari Hanura berpesan agar pengelolaan anggaran belanja biaya media  bdilakukan secara transparan baik media cetak, elektronik maupun online, “tegasnya.

Diketahui sebelumnya, demo wartawan ini merupakan buntut dari anggaran publikai yang tidak terbayarkan pada tahun 2019 selama setahun, yang telah menjadi temuan BPK yang nilainya mencapai 2,4 Milyar ditahun 2018

M.Surbakti anggota Dewan dari PDI.P meminta pihak Setdakab Labuhanbatu, banyak belajar kepada Kabupaten yang lain, seperti Labuhanbatu Atau Kabupaten Rohil, agar kedepan tidak jadi temuan lagi dari BPK.

“Kita semua pejabat publik dan masyarakat sangat membutuhkan wartawan, hendaknya pemerintah jangan tebang pilih, kalau ada wartawan yang mengkritik pemerintah di anak tirikan dan  yang membela pemerintah di anak kandungkan, Saya minta hal itu jangan terjadi lagi, “urainya.

Lanjutnya, kesimpulannya, dana yang terealisasi di tahun 2019, cepat di selesaikan dan di salurkan, kemudian untuk RDP selanjutnya, sesuai permintaan para wartawan agar RDP jilid II Sekda bisa di hadirkan, “pintanya.

Pengakuan wartawan R.Silaban mengaku, dirinya sering di minta kwintasi kosong oleh pihak humas lengkap dengan materainya.

Sebelumnya M.Irsan dalam RDP mengaku sudah membayarkan semua uang pembayarannya.

“Yang Kami anggarkan hanya 4 media saja, selain uang kliving berita yang di hitung per alinea, serta uang iklan, makanya 4 wartawan tersebut di  periksa BPK, “tutupnya.

 

Reporter : Kidi Nst

Editor : IKA

#labuhanbatu

TERDEPAN TV

Pos terkait