TERDEPAN.CO.ID,LABUSEL- Bangunan Gedung yang dibangun dari anggaran APBD Kabupaten Labusel banyak yang mangkrak dan belum difungsikan.
Dari data yang dihimpun Tim TERDEPAN, bangunan tersebut antara lain, banguan untuk calon Kantor Camat Pemekaran Kecamatan Aek Raso, Pasar tradisional di Desa Aek Raso, Kecamatan Torgamba, Bangunan gedung Puskesdes Desa Tanjung Mulia Kecamatan Kampung Rakyat, bangunan Instalasi Air Bersih di Desa Tanjung Mulia Kecamatan Kampung Rakyat, bangunan Pasar Tradisional di Dusun Sidodadi Desa Teluk Panji, bangunan Kantor Camat Persiapan di Kecamatan Kampung Rakyat, bangunan Pasar Tradisional di Dusun Sumberjo Kecamatan Torgamba serta bangunan Pasar Tradisional yang berada dijalan Baru Simaninggir Kecamatan Kotapinang dan pembangunan Kantor Satpol PP.
Pendiri Ikatan Pemuda Otonom Watch (Ipon Word), Muhammad Yunus Nasution menanggapi banyaknya gedung yang mangkrak dan belum difungikan yang menelan anggaran Milyaran rupiah bahkan diperkirakan lebih ini , sangat menyayangkan atas tidak berfungsinya gedung tersebut dan terkesan pemerintah telah melakukan pemborosan yang kurang bermanfaat.
Ia menilai, Pemkab Labusel telah melakukan pemborosan uang Negara yang semestinya dana tesebut bisa dialokasikan kedalam pembangunan skala prioritas seperti inspratuktur jalan, Pendidikan dan Kesehatan, yang lebih bermanfaat dan dapat langsung digunakan oleh masyarakat banyak.
“Harapan Saya kedepan kiranya menjadi perhatian yang serius bagi anggota DPRD Labusel, untuk meningkatkan disektor pengawasan pada Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Minggu (08/02/20).
Sekretaris Dinas PU/PE Labusel SMB, Harahap melalui Via Wasthap saat dikonfirmasi hingga berita ini diunggah belum ada jawaban.
Penulis : Musli
Editor : IKA
#PemkabLabusel







