TERDEPAN.CO.ID,PONOROGO – Virus kebaikan terus ditularkan oleh Komunitas Ponorogo Peduli melalui melakukan aksi nyata peduli sesama. Kali ini tim Komunitas Ponorogo Peduli menyambangi keluarga Lamiran dan Si Mis warga Lingkungan Pakel, Dukuh Kangkungan, Desa Pohijo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.
Pengakuan polos Lamiran, dalam 1 rumah yang dulunya bantuan pemerintah ini karena terkena bencana longsor dan didiami 5 orang dewasa yang semuanya nyaris bergantung dari kerja buruh tani dan serabutan. Lamiran dan empat anggota keluarga lainnya tak produktif bekerja.
Disela-sela kegiatan, Jumeno selaku koordinator Komunitas Ponorogo Peduli mengatakan dari 5 angggota keluarga, 2 diantaranya pria tua, yang merupakan ayah dan ayah mertua Lamiran.
“Parahnya keduanya hanya bisa duduk diatas pembaringan saja. Tak mampu berdiri lagi. Istri lamiran juga hanya ibu rumah tangga biasa. Serta satu anak laki-laki yang sudah beranjak dewasa,” tutur Jumeno, Jumat (20/3/2020).
Tidak sekedar silaturahmi, Komunitas Ponorogo Peduli juga menyerahkan sejumlah bantuan.
“Alhamdulilah, mengemban amanah sedekah para donatur, sore ini kita bisa sambang berbagi untuk keluarga bersahaja ini. Semoga bermanfaat dan berkah. Terima kasih para donatur,” bebernya.
Rombongan Komunitas Ponorogo Peduli selanjutnya bersilaturhami ke rumah Mbah Jeboh atau Rinem Dukuh Kangkungan Desa Pohijo, Kecamatan Sampung. Saat ini Mbah Jeboh sudah mulai menua dan menderita sakit gejala stroke.
Parahnya lagi dalam beberapa minggu belakangan sudah tak bisa bekerja bahkan kadang susah berdiri. Dia hidup seorang diri di rumahnya yang juga merupakan rumah bantuan pemerintah, karena rumah lamanya dulu hancur karena bencana tanah longsor.
Sosok Mbah Jeboh adalah seorang janda pernah menikah tapi tak punya anak.
“Kebutuhan sehari-hari saya mencari sendiri menjadi buruh tani. Karena sakit, otomatis saya tak lagi bisa mencari uang,” ucap Mbah Jeboh.
Tragisnya lagi, Mbah Jeboh lebih banyak meminta bantuan atau dibantu saudaranya. Usai dari Desa Pohijo, rombongan Komunitas Ponorogo Peduli menyambangi Joyo Pathol warga Dukun Bulusari, Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.
Diketahui, Joyo Pathol hidup sebatangkara dan menumpang di rumah saudara. Suadaranya juga seorang Lansia dan berekonomi lemah. Tak jarang para tetangga yang membantu dia.
Dalam kesehariannya, Joyo Pathol adalah mencari rumput untuk pakan kambing milik saudaranya. “Saya dulu merantau ke Sumatera, pulang nyaris hanya dang pakaian di badan.
Tidak punya lagi harta benda. Matur suwun Komunitas Ponorogo Peduli masih mau membantu saya,” ungkap Joyo. (Muh Nurcholis)







