TERDEPAN.CO.ID,LABUSEL– Ditengah Pandemik Covid 19 (Virus Corona) Warga Kampung Labuhanlama Kota Pinang yang terdiri dari 88 Kepala Keluarga (KK), sudah hampir sepekan terkepung banjir setinggi pinggang orang dewasa belum juga mendapat perhatian dan bantuan Pemerintah Daerah maupun instansi yang lainnya.
“Sekitar pukul 14,00 wib air pada hari ini naik setinggi kurang lebih 2 meter kenaikan air sungai barumun di mulai tadi malam sekitar pukul 22,00 wib dari sebelumnya masih sebatas lutut dewasa dan lima hari banjir yang dialami warga belum satupun baik dari Pemkab maupun instansi lainnya memberikan bantuan, “ujar Yusu, Pada , Kamis (30/4/2020)
Masih, kata Yusuf, “Kami dari warga yang terkena bencana banjir sampai saat ini belum datang bantuan dari pihak pemerintah setempat hanya posko darurat kesehatan dari Dinas Kesehatan,”paparnya.
Sementara Menurut info dan data di lapangan yang di himpun TERDEPAN, sampai saat ini belum ada tanda-tanda dari dinas terkait, turun memberikan bantuan bencana alam penanggulangan terhadap warga yang rumahnya terendam banjir akibat luapan Air Sungai Barumun.
Adapun banjir dari arah Hulu Sungai tersebut dikhawatirkan bagi warga korban banjir yakni adanya binatang berbisa seperti Ular, Kala Lipan, Biawak, terutama Buaya yang bisa mengamcam keselamatan Mereka, “terang warga yang lainnya.
Pantauan dilapangan, selain itu ada kurang lebih 5 rumah warga, yang tidak bisa di tempati lagi, akibat terendam banjir dan sampai sekarang Mereka sementara menumpang di rumah tetangga yang tidak terkena banjir, dikarenakan belum ada tenda-tenda penampungan dari pemerintah setempat.
Reporter : Kidi Nasution dan Musli
Editor : IKA
#Banjir







