TERDEPAN.CO.ID,BEKASI- Dalam rangka melawan Covid19 di Kabupaten Bekasi, dr.Tuti Nurcholifah Yasin salah satu tokoh perempuan di Bekasi bersama BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia melakukan bakti sosial dengan membagikan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 2.300 yang terdiri dari pakaian Hazmat, Masker dan ratusan paket sembako ke lima rumah sakit yakni RS.Anissa ,RS.Bhakti Husada RSUD Kab.Bekasi, Rs.Cibitung Medika, RS.Kartika Husada, pada, Kamis (28/05/2020).
Tuti dalam keterangannya menyampaikan, rasa terimakasih kepada HIPMI Kabupaten Bekasi dan Banom HIPMI Perguruan Tinggi Kab. Bekasi yang sudah hadir membantu kegiatan baksos ini.
“Disini Saya berfikir “New Normal” ini akan dimulai tanggal 1 Juni dan kebetulan Saya dokter dan teman Saya dari tenaga medis lain mengeluh APD karena Mereka kekurangan dan sangat kesulitan untuk mendapatkan,”ucapnya Tuti yang sekaligus sebagai Ketua bidang Ekonomi Kreatif, Kesehatan, dan Telekomunikasi BPC HIPMI Kab. Bekasi.
Ia pun berharap kepada HIPMI Kab. Bekasi untuk terus bergerak dan bekerjasama menyalurkan donasi APD ini, yang memang sangat dibutuhkan tenaga medis.
“Semoga Kita semua mendapatkan keberkahan,”tutupnya.
Disisi lain Direktur RSUD Kabupaten Bekasi dr. Hj. Sumarti,M.Kes menerangkan, Ia mengucapkan banyak terimakasih kepada dr.Tuti Nurcholifah Yasin dan HIPMI Kab.Bekasi, yang telah menyalurkan APD pasca lebaran ini yang masih dibutuhkan oleh Rumah Sakit.
“Perhatian yang luar biasa yang diberikan RSUD, karena Kita memang saat ini merawat pasien Covid19, saat ini yang dirawat ada 12, Kita sudah 1 gedung, Kita pergunkan penanganan Covid,”tuturnya Sumarti.
Sumarti mengatakan, saat ini total pasien yang terkena dampak sebanyak 118 dan yang positif ada 18 pasien.
“Total yang sudah ditangani ada 118 dan yang positif ada 18”tambahanya.
Sumarti menghimbau dalam PSBB ini masyarakat harus mematuhi peraturan sosial distancing dengan mengunakan Masker, cuci tangan, Handsanitizer dengan menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan sehat serta vitamin yang cukup dan berperilaku hidup bersih harus dijalankan.
Reporter : Ardi
Editor : IKA







