Berjalan lancar Verifikasi Pilwabup Bekasi Lengkap dan Sesuai Peraturan

TERDEPAN.CO.ID,BEKASI – Hasil klarifikasi pengisian jabatan Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 dianggap lengkap dan layak diajukan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Hal ini disampaikan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Tim Verifikasi yang dibentuk dengan melibatkan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dan para pihak terkait. Sesuai amanat Mendagri untuk menindaklanjuti usulan DPRD Kabupaten Bekasi guna mengesahkan dan mengangkat Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022.

Bacaan Lainnya

Tim verifikasi yang juga Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Provinsi Jabar, Dani Ramdan, dalam wawancara menyatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terkait fakta-fakta dan argumen dari para pihak terkait prihal proses pemilihan Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022.

Klarifikasi dilakukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, panitia pemilihan (Panlih) Wakil Bupati Bekasi, dan Bupati Bekasi, termasuk partai politik (Parpol) pengusung. Dinyatakan, proses klarifikasi kepada pihak-pihak terkait tersebut telah selesai dilaksanakan.

“Alhamdulillah, proses klarifikasi ke bupati, ketua DPRD, dan panlih wakil bupati Bekasi sudah dilaksanakan kemarin dan berjalan lancar sesuai rencana,” katanya Jumat (5/06/2020).

Berdasarkan hasil klarifikasi, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi berpendapat bahwa pemilihan Wakil Bupati Bekasi pada 18 Maret 2020 lalu sudah seusai dengan prosedur dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Dinyatakan calon Wakil Bupati Bekasi sudah mengerucut pada dua nama, yakni Akhmad Marzuki dan Tuti Nurcholifah Yasin. Selain itu juga merujuk pada Tata Tertib DPRD Kabupaten Bekasi, agenda pemilihan Wakil Bupati Bekasi tersebut dapat digelar tanpa melalui usulan dari Bupati Bekasi.

Dani Ramdan, juga menyampaikan bahwa Paloh berpendapat sama dengan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi yang sudah menempuh seluruh ketentuan dan aturan perundang-undangan dalam proses pemilihan Wakil Bupati Bekasi. Alasan lainnya juga bahwa dalam hal terjadi kekosongan jabatan bupati/wakil bupati, maka pemilihan bupati/wakil bupati diatur oleh Tata Tertib DPRD.

Alasan menarik lainnya, diungkapkan Panlih bahwa agenda pemilihan Wakil Bupati Bekasi oleh DPRD Kabupaten Bekasi didasari sikap Bupati Bekasi yang tidak kunjung mengusulkan nama calon Wakil Bupati Bekasi dalam proses pemilihan Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022.

Disampaikan Dani Ramdan, dalam klarifikasinya, Bupati Bekasi mengakui belum mengusulkan agenda pemilihan Wakil Bupati Bekasi karena nama calon Wakil Bupati Bekasi yang disodorkan parpol pengusungnya, yakni Golkar, PAN, NasDem, dan Hanura belum mengerucut pada dua nama.

Bahkan, pengakuan bupati, nama-nama calon Wakil Bupati Bekasi belakangan malah berkembang menjadi lima nama. Alasan itu yang menjadi dasar Bupati Bekasi belum mengusulkan agenda pemilihan Wakil Bupati Bekasi menjadi pendampingnya.

“Memang ada perbedaan pandangan antara pihak DPRD dan panlih dengan bupati,” kata Dani.

Namun ia menyatakan pihaknya telah berhasil menghimpun fakta-fakta dan argumen dari para terkait. Bahkan fakt dan argumen yang diperoleh telah lengkap dan layak diproses untuk diajukan kepada Mendagri. “Hasil klarifikasi dari seluruh pihak terkait sudah lengkap dan layak untuk diproses,” katanya.

Kendati, Dani Ramdan, enggan menyimpulkan hasil klarifikasi yang telah dilakukan oleh tim verifikasi pengisian jabatan Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 tersebut. Dengan alasan pihaknya hanya sebatas menghimpun fakta dan argumen dari para pihak terkait.

“Tim verifikasi ini tugasnya hanya mencari sudut pandang dari pihak-pihak terkait. Mengenai keputusan sepenuhnya menjadi kewenangan Mendagri. Nanti Mendagri yang akan memutuskan,” katanya.

Sekedar mengingatkan, DPRD Kabupaten Bekasi telah menggelar Pemilihan Wakil Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan 2017-2022 melalui Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, pada18 Maret 2020 lalu.

Pemilihan dihadiri 40 anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan dihadiri calon wakil bupati Bekasi, Akhmad Marzuki, dengan perolehan 40 suara untuk Akhmad Marjuki dan 0 suara untuk Tuti Nurcholifah Yasin.

 

(Ardi)

# BupatiBekasi # Mendagri

TERDEPAN TV

Pos terkait