Pengcab Taekwondo Indonesia Kab.Bekasi Persiapkan Atlet Potensial

TERDEPAN.CO.ID,BEKASI – Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Bekasi selektif menentukan atlet. Pihaknya Pun, melakukan beberapa tahapan untuk selanjutnya menetapkan atlet yang akan diturunkan pada Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2021 nanti.

Pada Minggu (20/9) tahapan awal penentuan atlet dilakukan Pengcab TI, yakni Test atau Evaluasi Skill, Performa Kyorugi dan Poomsae di Dojang GOR Tambun, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan.

Bacaan Lainnya

Pelatih TI Kabupaten Bekasi, Imam Zaini Rohmat menyatakan, sebelum Porda jabar akan dijadwalkan pada 2022, BK sendiri dipastikan dilakukan pada 2021 nanti.

“Menjelang BK juga Porda. Daerah lain yang menjadi kontestan pasti sudah melakukan persiapan, maka kita juga harus persiapan,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Dia, pada tahun 2019 TI Kabupaten Bekasi sudah menjalankan Program Jangka Panjang (PJP). Hal itu menyusul target Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk merebut juara umum. Artinya, TI Kabupaten Bekasi sudah menjalankan persiapan lebih awal dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Barat.

“Kita membuat konsep pelatcab (Pemusatan Latihan Cabang) yang berbeda dibanding pelatcab sebelumnya. Tadinya kan Pelatcab dihuni oleh dojang elit saja. Kita sekarang angkat dari daerah dari pinggiran pasti ada atlet kasih kesempatan, atlet diberikan yang sama. Bisa jadi yang tadinya tidak dianggap sekarang  dianggap dan Alhamdulillah setiap kita adakan liga pelajar regular dikita,artinya dari pertahun itu kita lihat dari sisi kualitasnya mulai merat efek nya itu tadi dari atlet-atlet daerah diadakan coaching clinic otomatis dari pelatihan dojang lebih terdorong,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan, Pelatih sport science Evi Susianti. Kata dia, mendapat kepercayaan tim pelatih untuk mendorong atlet potensial asli daerah  agar menjadi juara sangat terbuka lebar. Inipun, lanjut Evi, menjadi konsep yang berbeda dalam mempersiapkan atlet potensial.

“Kami disini pelatih tidak hanya pribadi tetapi tim pelatih dari taekwondo mempunyai program untuk dilakukan menjelang Porda Jabar. Terutama program latihan kita masukan uses sport science medicine disini, jadi keterbaruan nya itu. Jadi program latihan, recovery atlet kita masukan artinya pada saat atlet secara rutin test diimbangi dengan sains dan ada recovery juga jadi mesti mereka latihan terus disamping itu mereka ada pemulihan atau pastikan tidak ada cedera walaupun  ada tingkat cedera nya sedikit. Daya power kita masukan, jadi ada delapan fisik pertama ada speed, strength, endurance atau daya tahan, kombinasi menggunakan item test kita testkan kepada atlet jadi kita mendapatkan data awal kemudian kita kembangkan ini semua by data,” bebernya.

Di Lain tempat, Sekretaris Umum TI Kabupaten Bekasi, Saeful menyatakan, tahapan finalisasi atlet BK Porda akan dilakukan Bulan Desember 2020. jadi, kata dia, saat ini tiap atlet binaan dari tiap Dojang masih diuji melalui pertandingan dan tes fisik dan lainnya. Selasa (11/11/2020).

“Masih dalam tahapan promosi degradasi, kita belum menetapkan atlet yang akan diturunkan. Kita masih menjalani sejumlah tahapan, sebelum nantinya ditetapkan,” singkatnya.

 

Reporter : Ardi Priana

Editor : IKA

#Pengcab TaekwondoIndonesiaKabupatenBekasi

TERDEPAN TV

Pos terkait