DPRD Batam Batal Bahas Rencana Pembentukan Pansus Air

TERDEPAN.CO.ID,BATAM– DPRD Kota Batam batal membahas rencana pembentukan pansus air seiring berahirnya masa konsesi air antara PT ATB dengan BP Batam. Hal ini dikarenakan tidak kuorumnya tingkat kehadiran anggota DPRD Batam, saat Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian dan Penjelasan Pengusul atas Pembentukan Pansus Pengakhiran Konsesi Pengelolaan Air di Kota Batam yang digelar pada Rabu (4/11) siang.

“Mengingat rapat paripurna terkait Pansus air sangat penting untuk dibahas karena menyangkut masalah hajat hidup orang banyak, yakni pelayanan air bersih di kota Batam, Saya sangat menyayangkan tingkat kehadiran anggota dewan yang hadir,”terang Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto.

Bacaan Lainnya

Ia menerangkan usulan penbentukan Pansus masalah air tersebut adalah salah satu kesimpulan hasil dari pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa bulan sebelumnya, antara DPRD, BP Batam, ATB dan Pemerintah Kota. Saat dijumpai di ruang kerjanya usai rapat paripurna.

Nuryanto menjelaskan, sebelumnya telah digelar rapat konsultasi antara pimpinan DPRD dan ketua-ketua Fraksi yang ada pada tanggal 2 Nopember 2020 yang dihadiri 9 fraksi, hasilnya fraksi Golkar abstain alias tidak bersikap, fraksi Nasdem dan PKS menolak, enam sisa fraksi lainya setuju untuk dibuat Pansus dengan kesepakatan perubahan judul Pansus, yang awalnya menggunakan judul Pansus Ranperda Pemutusan Berakhirnya Masa Konsesi Air, berubah judulnya menjadi Pansus Pengelolaan air dan sumberdaya air di kota Batam.

“Kita akan mengagendakan adanya pertemuan selanjutnya dengan pimpinan DPRD dan Ketua-ketua fraksi, “tutupnya.(*)

Editor : IKA

#DPRDBatam

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait