Bawaslu Soroti Keberadaan 5 Panelis pada Debat Calon Walikota Batam

Komisioner Bawaslu Kota Batam Bosar Hasibuan

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Bawaslu Kota Batam menyoroti adanya 5 Finalis yang ada dalam “Debat publik “ pasangan Calon Walikota Batam, Rabu (25/11/20) malam.

Komisioner Bawaslu Kota Batam Bosar Hasibuan menyampaikan, sesuai dengan aturan PKPU nomor 13, seharusnya 5 Finalis yang ada dalam ruangan “Debat Publik” calon Walikota dan Wakil Walikota Batam 2020,  tersebut tidak ada.

Bacaan Lainnya

“Ada yang kita soroti, karena di PKPU no 13 yang diperbolehkan masuk adalah Bawaslu 2 orang, KPU nya dan juga pasangan calon termasuk juga MC nya. Di PKPU tidak disebutkan finalis masuk dan Saya lihat itu ada 5 finalis dan di PKPU tidak ada disebutkan, dimasukan dalam debat publik dan ini menjadi perhatian kami.

Ia menjelaskan dengan adanya tambahan 5 finalis yang masuk dalam ruangan “ Debat Publik “ ini akan dilakukan pengkajian terlebih dahulu.

“Dan ini akan kami kaji dulu, apakah itu diperbolehkan dan ini akan Kami cek juga apakah finalis ini, benar-benar dari Akademisi ataukah ada dari salah satu Tim dan kami akan koordinasi dan kroscek MC juga dan kalau betul-betul sudah klir akan Kami kasih informasi kembali,”terangnya.

Bosar juga menyoroti tidak adanya layar monitor bagi para pengunjung ataupun masing-masing tim Paslon yang tidak bisa masuk dalam ruangan maupun dalam Lobby Hotel sehingga Mereka tidak bisa melihat secara langsung “Debat Publik” pasangan calon yang akan maju menjadi kepala daerah.

Menanggapi tidak adanya layar monitor diluar ruangan, Bosar juga sangat menyayangkan dan akan mengkaji kembali.

“Dan ini juga baru tau tentang layar monitor yang tidak ada diluar. Karena ini juga untuk menjaga protokol kesehatan serta juga harus ditonton melalui streaming apalagi ini juga life,  seperti di daerah-daerah yang lain juga dibikin layar diluar, “lanjutnya.

Bosar juga menanggapi adanya awak media yang tidak bisa ikut meliput secara langsung walaupun dibatasi hendaknya beberapa kelonggaran ikut diperhatikan, mengingat media adalah corong informasi masyarakat yang sangat penting, apalagi ini salah satu indikatornya masyarakat bisa memilih pasangan calon dan ini harus terbuka.

“Dan ini akan menjadi perhatian kami dan kroscek lagi. Dan kami akan akan kaji lagi hal-hal apa saja yang melanggar karena itu sangat penting untuk mengawasi hal ini. Emang semuanya dibatasi namun ketika ada media itu harusnya masuknya secara bergantian dan itu sesuai dengan SOP kita dan Bawaslu. Dan ini nanti akan kami kros cek apabila ada perlakukan yang tidak sama, karena media sangat diperhatikan, karena bisa menyebarkan kepada mastyarakat. Karena salah satu indikatornya masyarakat bisa memilih pasangan calon yang mana dan ini harus terbuka, “tutupnya.

Debat pasangan calon Walikota Batam nomor 1, Lukita Dinarsyah Tuwo- Abdul Basyid dengan Muhammad Rudi-Amsakar Achmad ini berjalan lancar.

Redaksi

#BawasluBatam #KPUBatam

 

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait