Pembangunan Pagar RSUD Kota Pinang Di RDP kan

TERDEPAN.CO.ID,LABUSEL- Pembangunan Pagar Rumah Sakit Daerah Kota Pinang menuai pertanyaan dari berbagai element masyarakat di Kabupaten Labusel.

Berdasarkan informasi dan pantauan yang dihimpun ,TERDEPAN selama sepekan, diduga sumber dana pembangunan tersebut dari dana Covid 19. Sehingga beberapa element Masyarakat terdiri para pimpinan OKP,dan Ormas meminta di RDP kan, karena terkesan mencurigakan.

Bacaan Lainnya

Akhirnya,Rapat Dengar Pendapat,(RDP)pun di gelar oleh Pimpinan DPRD H.Zainal Harahap, yang berlangsung diruang Sidang banggar DPRD  jalan Jalinsum  Sosopan  Kota Pinang Rabu 25 Nopember 2020 dan dimulai Pada pukul 15,00 wib sampai dengan Pukul 17,30,wib yang berjalan a lot.

Sepanjang, Rapat dengar Pendapat (RDP), berbagai pertanyaan dilontarkan dari anggota Dewan dan dari ketua DPD IPK A.Situmorang dan Sekretaris Sapma Labusel.

” terkait dengan pembangunan pagar RSUD tersebut kepada Ketua Pelaksana Gugus tugas dan Di rektur RSUD kota Pinang Dr Febry Harahap, penjelasannya dianggap belum keseluruhan terjawab.

Sementara ketua Pelaksana Gugus tugas, Khairil Harahap, mengatakan, bahwa projek pekerjaan pagar RSUD tersebut adalah usulan dari pihak RSUD Kota Pinang, sumber dananya diadopsi dari Dinas BPBD Kab Labusel yang dialokasikan atau diperuntukan untuk dana Covid 19 sebesar Rp. 4,2 M.

Anehnya, Direktur RSUD Kota Pinang RSUD ,dr Febry Harahap, dan ketua Pelakasana  Gugus tugas Covid 19, Khairil dalam rapat RDP mengaku tidak mengetahui berapa pagu dana untuk pembangunan Pagar RSUD tersebut.

Namun, Direktur RSUD, dr Febry Harahap, dalam Rapat RDP tersebut mengatakan, bahwa pembagunan pagar RSUD tersebut satu paket pengajuannya dengan pembangunan ruangan  isolasi mandiri untuk masyarakat yang tepapar Covid 19.

“Saya tidak mengetahui pagu anggaran untuk pembangunan pagar tersebut,”terangnya.

Usulan-usulan untuk pembangunan ruangan untuk isolasi Mandiri covid 19 ini berasal dari berbagai kantor  instansi pemerintahan yang ada di Labusel.

“Dananya kami adopsi dari dana covid 19 yang berada di Dinas BPBD,”tuturnya.

Akhir dari kesimpulan RDP  tersebut Ketua IPK,A,Situmorang dan Sekretaris Sapma, Asep dan 13 orang anggota Dewan Yang hadir dalam RDP, pada besok Kamis 26 Nopember, seperti “Haji Hefrin Harahap dari fraksi PKPI, meminta kepada pimpinan sidang agar mendelagasikan secara resmi turun ke lapangan sekitar pukul 10,00 pagi wib, untuk cek and ricek,”tutupnya.

Reporter : Kidi Nasution

Editor : IKA

# RSUDKotaPinang

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait