Usai Aksi Demo, Agus Setiawan Ketua GMRMB Membuat Vidio Permintaan Maaf ke Kemendagri

TERDEPAN.CO.ID,JAKARTA- Ketua Gerakan Mahasiswa Revolusi Mental Birokrasi (GMRMB) yang dipimpin oleh Agus selaku koordinator lapangan pada Jumat 18 Desember 2020 di depan Kantor Kemendagri menyampaikan ucapan permintaan maaf, melalui unggahan video berdurasi 1.42 menit yang diterima TERDEPAN melalui video pesan WA dari seseorang yang mengaku humas Kemendagri, pada Minggu (21/12/20) siang.

Dalam unggahan potongan video tersebut ,Agus ditemani dua rekannya menyampaikan maaf serta mengklarifikasi perihal gerakan aksi yang merupakan titipan dan pesanan Agung, yang merupakan Mahasiswa Paska Sarjana Unas yang mengaku punya keterkaitan dengan korban yang berinisial ET ( Red. Pengakuan Keluarga korban).

Bacaan Lainnya

“Assalamualaikum, Salam sejahtera, saya atas nama agus yang berperan sebagai korlap pada gerakan aksi jumat 18 Desember 2020 di Kemendagri, yang terhimpun dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Revolusi Mental Birokrasi.

Berikut kami menyampaikan klarifikasi perihal gerakan atau aksi tersebut, bahwasanya gerakaan atau aksi tersebut merupakan titipan dan pesanan dari saudara Agung. Yang bersangkutan merupakan Mahasiswa Pasca Sarjana Unas yang mengakui  punya keterkaitan dengan korban yang berinisiyal EY. Keterkaitan tersebut menurut pengakuan saudara Agung adalah keluarga daripada korban, “tuturnya dalam unggahan video tersebut.

Baca Juga :

https://www.terdepan.co.id/2020/12/18/masa-gmrmb-tuntut-usut-tuntas-kasus-asusila-pejabat-tinggi-eselon-i-kemendagri/

Ia juga berjanji tidak akan melakukan aksi dengan isu yang sama.

“Melalui kesempatan ini, kami menegaskan bahwasanya tidak akan melakukan aksi kembali pada waktu-waktu yang akan datang dengan berita atau isu yang sama, “terangnya.

Dalam aksi sebelumnya, Agus bersama rekannya menggelar aksi didepan gedung Kementrian Dalam Negeri menuntut untuk mengusut tuntas kasus asusila yang dilakukan oleh pejabat tinggi Eselon 1 kantor Kemendagri Agus Fatoni. Dan meminta kepada Tito Karnavian sebagai pimpinan Kemendagri, agar segera mencopot dan mengadili Agus Fatoni yang diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada beberapa korban yang terjadi pada tahun 2017 dan 2019.

“Kami datang kesini untuk meminta Tito Karnavian agar segera mencopot Agus Fatoni. Karena sudah melakukan pelecehan seksual pada tahun 2017 dan 2019,” ujar Agus.

Kasus pelecehan seksual itu, menurut mereka diduga terjadi sekitar tanggal 2 Maret 2019 bertempat di Gaia Cosmo Hotel Jalan Ipda Tut Harsono (Timoho) No. 16, Kota Baru, Yogyakarta.

Humas Kemendagri, Aang dalam penyampaiannya kepada TERDEPAN melalui pesan WhatShap menerangkan, bahwa dengan adanya pemberitaan aksi demo tersebut secara tidak langsung telah mencoreng nama baik Kemendagri.

“Met pagi mbak, saya Aang Witarsa, Humas Kemendagri mau klarifikasi terkait pemberitaan tersebut sudah diklarifikasi sama pihak pendemo, dan aksi tersebut merupakan aksi titipan dan tidak ada buktinya dan udah ada klarifikasi dan berita tersebut secara tidak langsung mencoreng nama baik Kemendagri, mohon dibuat klarifikasinya sesuai isi video tersebut, karena itu tidak betul,”jelas Aang yang dipertegas melalui WA dan sambungan telepon, Sabtu (19/12/20).

Reporter :Reva Mahendra

Editor : IKA

#Kemendagri

 

 

 

TERDEPAN TV

Pos terkait