TERDEPAN.CO.ID,TANJUNGPINANG-Badan Kordinasi Himpunan Mahasiswa Islam, sebagai perpanjangan dari Pengurus Besar HMI di wilayah menjadi kebutuhan khusus bagi daerah yang jauh dari Ibu Kota Negara.
Pengurus Besar yang berkedudukan di Ibu Kota Negara (Jakarta) membuat keberadaan Badko menjadi dibutuhkan bagi setiap wilayah kususnya Badko Kepri. Hal tersebut disampaikan M. Arifin, mantan Ketum HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan periode 2018-2019 kepada awak Terdepan ketika dihubungi via whatsapp, rabu (24/03)
Arifin menjelaskan, setalah gagal perjuangan di Kongres ke-30 HMI di Ambon pada tahun 2018, dimana syarat yang semula 3 Cabang berikutnya berubah Kembali seperti semula 5 Cabang.
“Persyaratan tersebut memberatkan Bagi Cabang-Cabang di Kepri, sementara kebutuhannya sangat mendesak” ujarnya.
Arifin mengungkapkan dalam sejarah di Badko Riau-Kepri sering sekali diwarnai perpecahan, padahal masih dalam satu rumpun melayu. Ia menambahkan bahkan di periode ini terdapat 3 pemilihan melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang dilakukan di Badko Riau-Kepri.
“Inilah akibatnya jika terus bersatu di Badko Riau Kepri, padahal kita sudah prediksi potensi konflik itu. Badko Riau-Kepri sudah tidak cocok lagi, dengan melihat kondisi kewilayahan. Kami di Kepri ada 3 Cabang Penuh dan Satu persiapan. Semuanya terputus dengan akses daratan. Apalagi mau menghubungkan diri Ke Riau, itu pasti lebih sulit” pungkasnya.
Arifin menambahkan salah satu Cabang HMI di Kepri yaitu Natuna, jaraknya dari Ibu Kota Provinsi Kepri sama persis dengan ke Ibu Kota Negara Jakarta. Bahkan Pulau tersebut lebih dekat dengan Kalimantan. Oleh karna itu perlu di urusi secara fokus dibawah naungan Badko Kepri.
Persoalan jarak ikut juga mempengaruhi perkaderan, Arifin mengatakan sedikit kader HMI yang sampai mengikuti Latihan Kader III di lingkungan HMI yang ada di Kepri
“Kita sudah melihat bagaimana perkaderan di Wilayah Kepri kususnya yang sampai ke Jenjang LK III, hanya sedikit. Kenapa ini terjadi, karna di Kepri sendiri Belum ada pelaksanaan traning LK III. Sehingga kefokusan untuk mewujudkan jenjang traning hanya bergantung kepada pelaksanaan LK III diwilayah lain, yang jauh dari akses kami di Kepri.
Arifin menambahkan ada potensi yang besar dengan hadirnya Badko Kepri, dimana posisi wilayah yang bedekatan langsung dengan Malaysia, Singapura & Thailand. Sementara saat ini sudah terdapat Cabang HMI di Malaysia.
“Karna itu kami berharap dengan Badko Kepri yang aksesnya berdekatan langsung dengan malaysia dengan biaya perjalanan murah, bisa menjadi bagian dalam Badko ini.Kita berharap malaysia nantinya bisa digarab lebih fokus, sehingga perkaderan disana Bisa Hidup. Alhmdullah kami di Kepri kalau stock Master Of Trainer, yang terjun ke kancah nasional cukup, tinggal digerakkan saja. Besar harapan kami untuk Badko Riau Kepri, dimomentum Kongres Ke 31 di Surabaya ini bisa terwujudkan. Mohon dukukan dan doanya semua” jelasnya.
Reporter : Randi Rizky Kurniawan
#HMI







