Target Penerimaan Pendapatan dan Pembiayaan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022 Sebesar Rp.3,4 Triliun

  • Whatsapp
Illustrasi Pendapatan Daerah Kota Batam tahun 2022 Meningkat

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Penerimaan pendapatan dan pembiayaan APBD Kota  Batam Tahun Anggaran 2022 ditargetkan sebesar Rp.3,4 Triliun, Sabtu (10/09/21).

Hal ini disampaikan Walikota Rudi pada Sidang Paripurna DPRD Kota Batam, dalam rangka Penyampaian dan Penjelasan Walikota Batam terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Batam beserta Nota Keuangan Tahun   Anggaran 2022.

Bacaan Lainnya

Dirinya menjelaskan, penerimaan pendapatan tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp.485,4 Milyar atau naik 16% dibandingkan dengan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 2,9 Triliun.

Ia menjelaskan, pendapatan APBD Kota Batam tahun anggaran 2022 ditargetkan sebesar Rp. 3.3 Triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp. 508.4 Milyar  atau naik 18% (delapan belas persen) dibandingkan dengan pendapatan pada APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 2.8 Triliun.

“Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2022 ditargetkan sebesar Rp.1.6 Triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp.185,4 Milyar atau naik 13% (tiga belas persen) dibandingkan dengan Pendapatan Asli Daerah pada APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021 sebesar  Rp. 1,4 Triliun,”terangnya.

Walikota Batam, Rudi juga menyampaikan, sumber Pendapatan Asli Daerah meliputi, pajak daerah, Retribusi daerah, hasil pengolahan kekayaan daerah dan pendapatan daerah asli yang sah.

Lanjutnya, pendapatan transfer juga menjadi tambahan bagi pemasukan kas daerah yakni penerimaan pendapatan transfer Kota Batam Tahun Anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp.1,6 Triliun.

“Pendapatan transfer Kota Batam Tahun Anggaran 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp.296,7 atau naik 22% (Dua puluh dua persen) dibandingkan dengan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 1,3 Triliun, “tuturnya,

Menurutnya, sumber pendapatan transfer berasal dari, pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Rp.1.3 Triliun dan pendapatan transfer antar daerah sebesar    Rp.266,6 Milyar.

“Lain-lain Pendapatan daerah yang sah dianggarkan sebesar  Rp.135,2  mengalami kenaikan sebesar Rp. 26.2 atau turun 24% dibandingkan dengan APBD Tahun Anggaran 2021 dengan rincian lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rudi memaparkan untuk  Belanja Daerah dalam Rancangan Perda APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022, telah mengalokasikan anggaran belanja wajib sesuai ketentuan yang berlaku yaitu antara lain, urusan pendidikan telah dialokasikan sebesar 25% dari minimal sebesar 20% sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Sedangkan, urusan kesehatan dialokasikan sebesar 12% dari minimal sebesar 10% sesuai Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Anggaran Infrastruktur pelayanan publik dari total Dana Transfer Umum setelah dikurangi belanja bagi hasil dialokasikan sebesar 42% dari minimal sebesar 40%.

Kemudian, anggaran peningkatan kapasitas SDM dialokasikan sebesar 0,18% (dari sekurang-kurangnya 0,16%.

“Anggaran Penguatan APIP dialokasikan sebesar 0,77% dari minimal sebesar 0,50% dari total belanja daerah dan lebih besar 15 milyar.

Adapun rencana Belanja Daerah pada Rancangan Perda APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022 adalah sebesar
Rp. 3.453.989.367.124,00 (tiga triliun, empat ratus lima puluh tiga milyar, sembilan ratus delapan puluh sembilan juta, tiga ratus enam puluh tujuh ribu, seratus dua puluh empat rupiah).

Rencanan belanja daerah mengalami peningkatan sebesar Rp.485,4 atau naik 16% (enam belas persen)  dibandingkan dengan  APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 2.9 Triliun dengan APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 23,4 Milyar.

Kemudian, Penerimaan pembiayaan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp 84,6 Milyar  yaitu merupakan Sisa lebih perhitungan anggaran daerah tahun sebelumnya.

Walikota Batam Rudi menegaskan, rancangan APBD Kota Batam Tahun 2022 sesuai dengan KUA dan PPAS yang telah disepakati.

”Pada kesempatan ini Pemerintah Kota Batam mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Anggaran DPRD Kota Batam yang telah bekerja keras dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran sementara Tahun Anggaran 2022 sehingga dapat disepakati pada tanggal 13 Agustus 2021 yang menjadi dasar penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022,”tutupnya.

Redaksi

#DPRDKotaBatam

PemkoBatam

 

 

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait