TERDEPAN.CO.ID, KARIMUN – Kendati level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Karimun membaik, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Karimun tetap berhati-hati dalam menekan laju penyebaran Covid-19.
Hal ini dilakukan dalam bentuk pendisiplinan terhadap arus ke luar dan masuk ke wilayah Kabupaten karimun.
Pemerintah memberlakukan penggunaan plikasi peduli lindungi dan E-Hac Indonesia bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari atau ke Kabupaten Karimun melalui jalur transportasi laut.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan bahwa, penggunaan aplikasi tersebut merupakan upaya menekan laju penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Karimun.
“Kedua aplikasi ini sudah mulai diterapkan hari ini,” ujar Aunur Rafiq, Jumat (24/09/21) sekitar pukul 16.00 Wib usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Karimun.
Bupati juga menegaskan bahwa penggunaan aplikasi ini sudah menjadi suatu kebutuhan. Dengan demikian maka tak ada yang merasa diberatkan dengan pelaksanaannya.
“Tujuannya untuk mengetahui jumlah masyarakat kita yang belum melakukan vaksin, sebab saat ini kita lagi meningkatkan pelaksanaan vaksin di Karimun,” Jelas dia.
Saat ini, lanjut Bupati Aunur, total masyarakat di Karimun yang sudah menerima vaksin sebanyak 90 persen.
“Total masyarakat kita yang sudah vaksin ada 90%, namun masyarakat kita banyak berada diluar Daerah, jadi saat ini hitungan kita baru di angka 80% untuk yang berada di dalam Karimun,” pungkasnya.
REPORTER: RANDI RIZKI
EDITOR: IKA







