TERDEPAN.CO.ID,BATAM –Saat ini masyarakat Kota Batam sudah dilakukan vaksinasi sebanyak 759 ribu jiwa atau 84,66 persen. Hal ini menunjukan angka peningkatan yang bagus dalam mendekati angka 100 persen keseluruhan masyarakat yang harus di vaksinasi untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Dalam pelaksanaan vaksinasi ini Pemko Batam juga telah menerapkan sistem jemput bola ke warga yang belum melaksanakan vaksin.
“Saat ini yang sudah di vaksin sebanyak 759 ribu, berarti sudah 84,66 persen dan yang belum di vaksin sebanyak 15 persen saja dari total penduduk sebanyak 907.713 jiwa,”terang Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, pada Kamis (21/10/2021).
Amsakar menjelaskan, saat ini sebanyak 187 ribu jiwa belum divaksin, untuk itu Camat, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perangkat RT RW dilaksanakan verivikasi. J
“Jadi hasil ditemukan 46 ribu yang belum divaksin,” tuturnya.
Ia menegaskan, sistem jemput bola yang sedang dilakukan yakni di Kelurahan Baloi dengan total target keseluruhan yakni sebanyak 89,6 persen.
“Tak sampai 90 persen, tapi itu sudah dianggap seratus persen. Dimana sisanya memang tidak bisa di vaksin karena faktor-faktor tertentu,” paparnya.
Lanjutnya, untuk RT 01 yang memang tidak bisa di vaksin karena penyakit bawaan dan sudah renta diperkirakan kurang lebih 8 orang. Sedangkan yang menolak vaksin saat ini hanya 4 orang, tapi saya akan tetap membujuk dan sistem jemput bola akan kita lakukan.
Menurutnya, kendala utama terkendalanya vaksinasi karena ada sebagian warga yang takut di vaksin, karena masih ada mempercayai adanya informasi hoax terkait bahaya vaksin serta adanya warga yang memilih milih vaksin sinovac.
“Alasan mereka dosis lebih rendah dari jenis vaksin yang lainnya,”bebernya. (*)
#PemkoBatam
#Vaksinasi







