Sulit Mencari Kerja Begal Sadis di Dor Polisi

  • Whatsapp
Begal Sadis saat digelandang Polisi dengan kaki di dor peluru

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Menaku sulit mencari pekerjaan dan tidak memiliki uang, begal sadis harus menahan kesakitan usai ditembak karena berusaha kabur dan melawan petugas saat dirinya ditangkap.

Abdul Hakim berjalan tertatih dan menahan sakit saat tim Macan Barelang, Satreskrim Polresta Barelang menggelandangnya. Dia pun terus merengek menahan sakit akibat luka tembak di kaki kanannya.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan mengatakan, sempat kejar kejaran dengan pelaku, motor yang dikendarai lilis bersama Erfina dan Tita oleng dan menabrak trotoar di depan Vihara Sungai Panas.

“Korbannya adalah seorang wanita yang sedang melintas di Jalan Raya Sungai Panas, Batam, menyebabkan nyawa Lilis Suryani melayang akibat aksi jamret yang dilakukan hakim dan rekannya khairullah, minggu pagi (17/10/2021),”terangnya.

Ia menjelaskan, nyawa Lilis melayang setelah sempat terlibat kejar kejaran di jalan raya dengan pelaku yang merampas tas dan telepon genggam milik para korban.

“Lilis terlempar ke pohon dan langsung meninggal di tempat, sedangkan Tita mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis,” jelas Kompol Reza.

Ia menjelaskan, kedua pelaku mengincar korbannya secara acak, biasanya pelaku mengikuti korban dan di tempat sepi pelaku langsung merampas harta korban.

“Pelaku ditangkap di rumahnya di kawasan Baloi Kolam, Batam,” ujarnya.

Sedangkan dalam pengakuan tersangka, Dirinya mengaku nekad menjamret karena butuh uang untuk biaya hidup paska di PHK sebagai karyawan perushaan plastik di Kota Batam.

“Sulitnya mencari kerja, jadi tidak punya pilihan selain melakukan kejahatan untuk mendapatkan uang,” katanya.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat Pasal 365 ayat 1 dan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(*)

Reporter : Ose

Editor: IKA

#PolrestaBarelang

TERDEPAN TV

Pos terkait