Destinasi Wisata Air Panas Di Desa Sisumut Masih Terbengkalai

PJ Kades Indra Lubis SE,Kepala Dusun Bom Sisumut Jamil Hasibuan dan Babinkamtibmas Desa Sisumut Aipda Warsimin Babinsa Desa Sisumut Serma Saypul Bahri Siregar pada, Senin 7 Februari 2020 sekira Pukul 10,00 Wib meninjau sumber air panas di PT Chaltex Sisumut

TERDEPAN.CO.ID LABUSEL- Sumber air panas yang terletak  di perkebunan masyarakat setempat di antara perbatasan Dusun Bom Sisumut dan Pekan Somut kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatra masih terkesan terbelengkalai.

Dalam penelusuran Terdepan didampingi PJ Kades Indra Lubis SE,Kepala Dusun Bom Sisumut Jamil Hasibuan dan Babinkamtibmas Desa Sisumut Aipda Warsimin Babinsa Desa Sisumut Serma Saypul Bahri Siregar pada, Senin 7 Februari 2020 sekira Pukul 10,00 Wib bergerak dari Kantor Desa Sisumut menuju ke lokasi dengan jarak tempuh sekitar 5 km memakan waktu hampir 2 jam pulang pergi dengan menaiki Sepeda Motor nampak destinasi wisata air panas tersebut kurang terawatt dan terbelengkalai.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan Kepala Dusun Bom Sisumut, Jamil Hasibuan, kepada TERDEPAN di Dusun Bom Sisumut Sumber Air Panas tersebut merupakan bekas pengeboran PT Chaltex pada tahun 1980, ketika itu Pihak Chaltex berancana ingin mengebor minyak namun hasilnya yang keluar air panas.

Jamil menambahkan, sekitar tahun 2020 sampel air panas tersebut pernah di bawa ke Medan untuk di uji di labotarium hasilnya air panas tersebut tidak bisa dikomsumsi karena mengandung zat kimia belerang dan perum suhu panas airnya mencapai 100cc sampai sekarang.

Pernah dahulu di coba untuk merebus telur masak yang hasilnya telurnya dan aliran air tersebut tidak ada kehiupan didalamnya,”terangnya.

Pihak Chaltex dahulu di tahun 1980an sebelum pemekaran mengatakan, sumber air panas ini sudah diserahkan oleh pihak Pemkab Labuhanbatu dan informasi tersebut diperoleh saat Dinas Pariwisata Pemkab Kabupaten Labuhanbatu Selatan berkunjung PT Chaltex beberapa tahun yang lalu, namun setelah ditelusuri ke Pemkab Labuhanbatu induk, sampai saat ini selembarpun surat penyerahan dari Pihak PT Calthex tidak ada,”imbuhnya.

“Oleh karena itu, menurut saya kendala hanya pada surat pelepasan dari Pihak Calthex belum ada di keluarkan, sementara lokasi air panas tersebut lahannya sudah dikelola oleh masyarakat sehingga Dinas Pariwisata Pemkab Labuhanbatu Selatan belum bisa untuk mengelola menjadi Distinasi Wisata,”sebut Jamil.

 

Reporter Kidi Nasution
Editor : Kidi
#PTCalthex #AirPanas

TERDEPAN TV

Pos terkait