Empat Kabupaten Sempat Terjadi Kelangkahan BBM Bio Solar

Mobil yang antri BBM saat dimalam hari

TERDEPAN.CO.ID.LABUSEL- Kembali terjadi Kelangkahan  BBM jenis  Bio Solar di Kabupaten Wilayah Provinsi Sumatra Utara di antaranya  Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu, Labuhan Utara dan Kabupaten Asahan.

Pantaun TERDEPAN kelangkaan BBM ini diperkirakan dimulai dari Minggu tanggal 20 Februari 2022 Pukul 12.00 Wib sampai dengan senin 21  Februari 2022 pukul 22.00 Wib akibat sejumlah mobil berat antri sampai ke pinggir badan jalan raya,

Bacaan Lainnya

Beruntung tidak sempat terjadi kemacetan arus lalulintas yang serius dikeranakan lambat pasokan BBM Bio Solar ke sejumlah SPBU mulai dari Kabupaten Asahan sampai Kabupaten Labuhanbatu selatan

Menurut Robi, salah satu pengguna jalan pengemudi Mini Bus saat melakukan perjalanan dari Kota Tebing Tinggi berangkat pada hari minggu 20 Februari 2022 menuju Ke Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan kepada TERDEPAN menjelaskan, bahwa puluhan SPBU sepanjang perjalanan semua kehabisan pasokan BBM Bio Solar.

“Saya juga heran kenapa sempat terlambat masuk pasokan BBM jenis Bio Solar, sehingga mau tidak mau saya sabar dan antri menunggu datang pasokan BBM Bio Solar di SPBU. 14.214.288 titik Marbau Bedagai Kota Pinamg Labusel Sampai Pukul 22,00 Malam,”terangnya sedih.

Sementara Pengola SPBU Tompul, saat diwawancara mengaku tidak mengerti apa sebabnya pasokan BBM Bio Solar di SPBU kosong.

“Kami terlambat tidak seperti biasanya lancar dan tepat waktu, sehingga para pelanggan Saya tampak sedikit kecewa kepada keadaan ini,”cetusnya.

Para sopir juga berharap pihak Pertamina segera mengatasi kekosongan BBM Bio Solar agar kegaiatan berkendara bisa berjalan lancar dan aman tanpa mengganggu para pengguna jalan yang alin karena antrian yang panjang dan macet.

“Harapannya, kiranya kepada  pihak Pertamina jangan terulang kembali walaupun terlambat jangan terlalu lama karena saya kasian meilihat para pemilik kendaraan jenis Bus l, Truk dan Mini Bus Yang melakukan perjalanan jauh, khusus Mesin Dieasel terpaksa mereka antri dan sabar menunggu datang pasokan BBM tersebut dari pada kehabisan di bahan bakar di tengah jalan, apa lagi perjalanan di malam hari,”Imbuhnya.

 

Reporter Kidi Nasution
Editor : IKA
#PTPertamina

TERDEPAN TV

Pos terkait