Telkom Buka 250 Lowongan Kerja untuk menjadi Karyawan Tetap

Gedung Kantor Pusat PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk di Jakarta

TERDEPAN.CO.ID, Jakarta – Melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membuka lowongan bekerja untuk 250 orang yang akan diangkat menjadi karyawan tetap. Periode pendaftaran program tersebut dimulai sejak tanggal 14 hingga 25 April 2022.

Direktur Human Capital Management (HCM) Telkom, Afriwandi mengatakan, 250 posisi kerja yang dibutuhkan saat ini adalah untuk ditempatkan dalam 11 bidang pekerjaan di Telkom.

Bacaan Lainnya

“Kami mengajak dan memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik Indonesia untuk ambil bagian dalam upaya digitalisasi bangsa melalui Telkom. Karena di Telkom, kita tidak hanya semata-mata berkarier, tetapi juga belajar, bertumbuh, dan berkontribusi melalui inovasi digital.” ujar Afriwandi melalui keterangan tertulisnya, Senin (18/4/2022).

Soal status kepegawaian dalam rekrutmen bersama ini, Afriwandi mengatakan bahwa pelamar yang lolos akan menjadi karyawan tetap Telkom.

“Untuk 250 pelamar yang lolos nantinya akan menjadi karyawan tetap di Telkom dan otomatis menjadi bagian dari program on-boarding karyawan baru di Telkom yakni Great People Trainee Program (GPTP) angkatan ke-15,” jelasnya.

Adapun sebelas bidang pekerjaan yang dibuka adalah Digital Connectivity, Digital Platform and IT, Digital Service, Sales, Customer Engagement, Business Strategy and Development, Legal and Compliance, Internal Audit, Finance, Human Capital, serta General Affairs and Support.

Para pelamar disarankan dapat segera menentukan pilihan dan memilih salah satu dari 11 bidang pekerjaan yang tersedia. Pendaftaran rekrutmen bersama ini dibuka mulai tanggal 14 hingga 25 April 2022 melalui website resmi https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id/.

Telkom juga membagikan informasi terkait tips dan trick serta informasi work-life di Telkom melalui platform Instagram @livingintelkom atau laman resmi Telkom di LinkedIn. Semua proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya sama sekali, sehingga pendaftar harus berhati-hati terhadap penipuan.(*)

Sumber : detik

Editor : Andri Sofian

TERDEPAN TV

Pos terkait