Berapa Hari Lagi Idul Fitri 2022? Berikut Perkiraannya

Salat Idul Fitri

TERDEPAN.CO.ID, Jakarta – Umat Islam di Indonesia saat ini mulai bertanya-tanya kapan kepastian hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah di tahun 2022 ini. Dan juga kapan umat Islam mengakhiri ibadah puasa Ramadhan? Sampai saat ini Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan kapan jatuhnya hari raya idul fitri dalam kalender Masehi.

Puasa Ramadhan pada hari ini, Minggu (24/4/2022) telah memasuki hari ke-22 atau 23. Artinya, perayaan Lebaran atau hari raya Idul Fitri semakin dekat dan tinggal menghitung hari. Lantas, tersisa berapa hari lagi menuju Lebaran atau hari raya Idul Fitri 2022?

Bacaan Lainnya

Untuk 1 Syawal 1443 Hijriah versi Muhammadiyah, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah mengumumkan penetapan 1 Syawal 1443 Hijriah jatuh pada Senin, 2 Mei 2022. Bila dihitung mundur dari hari ini, Minggu (24/4/2022), maka Lebaran 2022 kurang 8 hari lagi. Penetapan 1 Syawal 1443 Hijriah didasarkan pada hasil hisab hakiki wujudul hilal yang berpedoman dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Adapun hasil penetapan 1 Syawal 1443 Hijriah termaktub dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/2022 tentang penetapan hasil hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1443 Hijriah.

Artinya, Muhammadiyah telah menetapkan hari raya Idul Fitri 1443 H/2022 jatuh pada 2 Mei 2022. Sebelumnya, PP Muhammadiyah telah mengumumkan penetapan 1 Ramadhan 1443 Hijriah jatuh pada Sabtu (2/4/2022). Penetapan 1 Ramadhan dari Muhammadiyah sehari lebih cepat dari pemerintah yang mengumumkan 1 Ramadhan jatuh pada Minggu (3/4/2022).

Dilansir dari laman Kemenag, Kementerian Agama (Kemenag) segera menetapkan 1 Syawal 1443 Hijriah setelah menggelar sidang isbat. Rencananya sidang isbat akan dilakukan di Auditorium HM Rasjidi Kementeran Agama pada Minggu (1/5/2022). Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, sidang isbat akan mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal. Secara hisab, semua sistem sepakat bahwa ijtimak menjelang Syawal jatuh pada Minggu (1/5/2022) atau bertepatan dengan 29 Ramadhan 1443 H.

“Pada hari rukyat, 29 Ramadhan 1443 H, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk dan di atas kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura), yaitu di atas 3 derajat,” jelas Kamaruddin.

“Hasil rukyatul hilal yang dilakukan ini selanjutnya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan Sidang Isbat Awal Syawal 1443 H,” tambahnya.

Sebagaimana dilansir dari Kompas.com, 21 April 2022, jika hilal sulit diamati pada Minggu, 1 Mei 2022, kemungkinan pengamat hilal akan mengusulkan untuk melakukan istikmal, yaitu menggenapkan Ramadhan menjadi 30 hari. Bila sidang Isbat yang dilakukan Kemenag menerima istikmal tersebut berarti Idul Fitri akan jatuh pada Selasa, 3 Mei 2022. Sehingga, apabila dihitung mundur dari hari ini, Minggu (24/4/2022), maka Lebaran 2022 kurang 9 hari lagi. Namun, bila hilal terlihat pada 1 Mei, maka Lebaran ditetapkan jatuh pada 2 Mei 2022, seragam dengan Muhammadiyah, atau tersisa 10 hari lagi.(*)

Sumber : Kompas.com

Editor : Andri Sofian

TERDEPAN TV

Pos terkait