Andika Perkasa Miliki 4 Kelebihan yang Buat NasDem Ajukan Sebagai Calon Presiden RI 2024

Screenshot youtube Jenderal Andika Perkasa
Jenderal TNI Andika Perkasa saat dilantik menjadi Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo

TERDEPAN.CO.ID, Jakarta – Pada rapat kerja nasional (rakernas) bulan Juni 2022 mendatang, Partai Nasional Demokrat (NasDem) akan mengajukan tiga nama calon presiden (capres) kepada Ketua Umum Surya Paloh. Sejumlah nama mulai dari kepala daerah, menteri hingga Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa masuk dalam radar.

Munculnya nama Andika Perkasa dalam radar NasDem menjadi sorotan. Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai ada empat hal yang membuat NasDem melirik Andika.

Bacaan Lainnya

“Pertama, Andika belakangan mulai muncul di radar survei yang dinilai potensial maju pada Pilpres 2024. Muda, fresh dan punya latar belakang pendidikan militer yg mentereng. Itu artinya, ke depan elektabilitas Andika sangat mungkin naik. Padahal Andika tak pernah kelihatan kampanye politik misalnya bikin baliho, spanduk, deklarasi relawan, dan lainnya. Andika juga relatif diterima semua kalangan dan sejauh ini belum ada resistensi dari pihak manapun,” kata Adi kepada wartawan, Kamis kemarin (5/5/2022).

Screenshot youtube Jenderal Andika Perkasa
Jenderal Andika Perkasa, salah satu nama yang muncul untuk capres Partai Nasdem

Adi menyebut capres dari latar belakang militer masih diminati publik, sehingga Andika bisa menjadi ‘barang bagus’ untuk komoditas Pilpres.

“Kedua, posisinya sebagai Panglima TNI memang sangat seksi dan jadi magnet politik elektoral. Dalam berbagai survei yang dilakukan Parameter Politik, capres dengan latar belakang militer masih diminati publik, salah satunya Andika Perkasa, di luar nama Prabowo dan AHY. Andika ‘barang bagus’ untuk komoditas Pilpres. Portofolio politiknya masih sangat mungkin bisa diolah,” tuturnya.

Adi melihat, basis pemilih NasDem beririsan dekat dengan sosok Andika yang nasionalis. Hal itu dinilai juga menjadi salah satu alasan NasDem melirik Andika.

“Ketiga, basis pemilih NasDem sepertinya beririsan dekat dengan sosok Andika yang dinilai nasionalis. Tak ada sekat psikologis di situ. Makanya NasDem kepincut karena tak ada resistensi dari dalam,” ucapnya.

Lebih lanjut alasannya kata Adi, Andika diyakini bisa memberi efek ekor jas atau pengaruh figur dalam Pemilu nanti. Adi mengatakan muncul nya nama Andika dalam radar Capres NasDem, sudah melalui kalkulasi politik terukur.

“Keempat, Andika sepertinya diyakini akan memberikan efek ekor jas bagi NasDem di pemilu 2024. Apapun judulnya, munculnya nama Andika tentu tak lahir dalam ruang hampa, pastinya sudah melalui berbagai kalkulasi politik yang terukur,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, DPW Partai NasDem dapat mengusulkan nama capres 2024 ke DPP Partai NasDem. Selanjutnya NasDem pusat akan mengajukan tiga nama yang sudah disaring kepada Ketua Umum Surya Paloh saat rakernas Juni mendatang.

Bendahara Umum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni mengungkapkan adanya nama kepala daerah dan menteri yang akan diajukan.

“Pokoknya semua nama bagus-bagus. Kriterianya bagus-bagus semua. Ada kepala daerah, ada menteri juga,” kata Sahroni sebagaimana dilansir dari detikcom.

Sahroni menyebut sejumlah nama, ada nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa yang masuk dalam radar.

“Ada nama-nama hebat. Pak Prabowo, Bu Puan, Pak Ganjar, Pak Anies, Pak Andika, Pak Erick, Pak Ridwan Kamil, Bu Khofifah,” ujarnya.(*)

Sumber : detikNews

Editor : Andri Sofian

TERDEPAN TV

Pos terkait