TERDEPAN.CO.ID, Kendal – Di wilayah Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal Jawa Tengah terdapat tiga objek wisata yang sering dikunjungi warga setempat maupun dari luar daerah, terutama pada beberapa hari usai perayaan lebaran Idul Fitri. Dengan adanya aktivitas berkumpul dan keramaian di tiga lokasi itu, yakni Pantai Cahaya, Pantai Sendangasih dan Pantai Sendang Sekucing, Polsek Rowosari pun telah menyiagakan sejumlah personilnya untuk melakukan pengawalan keamanan dan monitoring pelaksanaan Prokes covid-19, Kamis (5/05/2022).
Aparat Polsek Rowosari yang berjaga di tiga lokasi wisata tersebut tak henti-hentinya menyampaikan himbauan kepada para pengunjung agar senantiasa mentaati protokol kesehatan, terapkan 5M, serta sedapat mungkin menahan diri untuk melakukan aktivitas luar rumah di masa libur lebaran, seperti berkunjung ke rumah-rumah maupun berekreasi.

Kapolsek Rowosari AKP Untoro Beni Sasongko menyampaikan bahwa penempatan personilnya di tempat wisata bertujuan untuk menyampaikan secara rutin dan berkala tentang himbauan protokol kesehatan kepada masyarakat. Liburan pasca lebaran sangat berpotensi akan banyaknya pengunjung yang datang ke tempat wisata.
“Apabila nantinya pengunjung yang datang melebihi kapasitas dan berpotensi membahayakan atau melanggar protokol kesehatan, maka para petugas yang berjaga dapat mengambil tindakan untuk mengurangi jumlah pengunjung demi mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.
Beni juga mengatakan bahwa sesuai surat edaran Bupati Kendal dimana pengunjung tempat wisata harus dilengkapi dengan Barcode Peduli Lindungi.
“Pengunjung objek wisata pantai yang ada di Kecamatan Rowosari total jumlah keseluruhannya mencapai 1,500 orang. Semuanya harus dilengkapi dengan barcode Peduli Lindungi,” ucapnya.

Untuk itu, Polsek Rowosari menghimbau para pengunjung dan pelaku usaha yang berada di objek wisata pantai tersebut untuk mendownload aplikasi Peduli Lindungi.
“Intinya, semua harus memperhatikan prokes 5M guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Dan pengunjung harus tetap hati-hati serta waspada, aktivitas berenang hanya dilakukan di pinggiran pantai sebab gelombang laut utara saat ini sedang pada kondisi berbahaya,” pungkasnya. (Eko Prayogo)
Editor : Andri Sofian







