Menggunakan APBD Batam Rp7.7 Milyar, Jalan Tengku Sulung Batu Besar Mulai Dikerjakan

Alat Berat diturunkan untuk melakukan pemadatan jalan

TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Proyek Pekerjaan Jalan Tengku Sulung Batu Besar Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau, mulai dilakukan pengerjaannya, pada Rabu (18/5/2022).

Tender proyek yang menelan anggaran Rp7.7 Milyar (Rp7.729.864.851,00) ini dimenangkan oleh CV Raja Artha Suma dengan menggunakan sumber dana APBD Kota Batam Tahun 2022 dengan nomor kontrak 43/PG-01-02/SPJ/BM/IV/2022.

Bacaan Lainnya

Adapun tanggal kontrak pengerjaannya dimulai pada tanggal 06 April 2022 dengan waktu pelaksanaan 210 hari kalender, serta waktu pemeliharaan 180 hari kerja kalender.

Dalam pengerjaan tersebut sebanyak 5 alat berat untuk pemadatan jalan dikerahkan, dibantu puluhan mobil angkutan dumptruck.

Plang penguman pekerjaan proyek jalan

Beberapa pekerja untuk merakit besi sebagai alas pengecoran semenisasi jalan juga dilibatkan.

Pramono pengawas penimbunan tanah yang bertugas, saat dikonfirmasi di lapangan menyampaikan, bahwa dalam pengerjaan awal dilakukan pemadatan dan dilanjutkan semenisasi pengecoran.

“Iya saat ini kita lakukan pemadatan jalan terlebih dahulu baru nantinya dilakukan pengecoran di satu jalur dulu,” terangnya.

Dia juga mengaku, pengambilan tanah untuk menimbun jalan tersebut diambil di tiga tempat yang berbeda.

“Kita ambil tanahnya di tiga tempat, tanah ini kita beli pada masyarakat dan truknya kita sewa,“ lanjutnya lagi sambil menghitung berapa kali supir truk mengangkut pasir yang sudah dituang.

Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemerintah Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan dalam wawancara melalui telepon seluler mengatakan, Pemko Batam akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan hingga selesai.

“Kita terus pantau pengerjaannya, agar jadinya jalan tersebut bagus, biar akses masyarakat lebih lancar dan roda perekonomian tambah lancar sesuai yang digagas Pak Walikota Batam Rudi dan wakilnya Amsakar,” urainya.

Ia juga menambahkan sebelumnya adanya suatu gagasan dari Pemko Batam akan menjadikan jalan tersebut sebagai akses jalan alternatif dan bisa dimungkinkan sebagai akses jalan utama menuju ke Batam Centre.

Dohar memaparkan, saat ini jalan tersebut akan dibangun menjadi dua jalur dan dikerjakan secara bertahap.

“Ini jalan kan dibangun dua jalur, namun demikian pembangunannya akan dikerjakan secara bertahap, sesuai kemampuan keuangan Pemerintah Kota Batam,“ lanjutnya.

 

Redaksi
#Pembatasan
#DinasBinaMargaDanSDABatam

 

TERDEPAN TV

Pos terkait