TERDEPAN CO.ID, KENDAL | Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ngesti Widhi Husada, Kendal, Jawa Tengah, saat ini tengah membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk anak-anak lulusan SMP atau yang setaranya. SMK yang menyelenggarakan pendidikan khusus di bidang kesehatan ini telah melengkapi banyak fasilitas yang dibutuhkan sehingga siswa lulusannya nanti akan memiliki kualitas yang telah dipersiapkan untuk bekerja.
Sesuai visi terwujudnya peserta didik yang cerdas, terampil, mandiri dan berwawasan global di bidang pelayanan kesehatan, SMK Ngesti Widhi Husada menyediakan 3 jurusan yang akan dipilih calon peserta didik baru (calon siswa). Ketiganya adalah, Program Keahlian bidang Keperawatan, Farmasi dan Analis Kesehatan.
“PPDB sudah berjalan, pembukaannya berlaku sepanjang tahun. Tidak ada batasan kapan harus mendaftar,” jelas Sri Mulyanti, S.Kep, Ns, Kepala Sekolah SMK Ngesti Widhi Husada, Kamis (16/6/2022).

Dia juga menerangkan bahwa calon siswa baru sudah bisa mulai mendaftar ketika mereka masih duduk di bangku kelas 3 SMP. Kemudian mereka bisa mengikuti kegiatan yang ada di SMK, misalnya workshop dan lain sebagainya.
Untuk proses pendaftaran pun cukup mudah, karena memang tidak dibatasi. Yang penting calon siswa menyerahkan rapor saja. Tidak ada batasan untuk tinggi badan meskipun SMK Ngesti Widhi Husada di bidang kesehatan.
“Yang penting untuk calon siswa baru tidak cacat fisik dan tidak buta warna. Karena kaitannya nanti diperlukan saat mereka sudah lulus dan bekerja di bidang kesehatan. Misalnya mereka harus bisa membedakan warna cat atau darah,” sambung Sri Mulyanti.

Sesuai salah satu misi SMK Ngesti Widhi Husada Kendal, yaitu membina kemandirian peserta didik melalui kegiatan pembiasaan, kewirausahaan dan pengembangan diri, Sri Mulyanti mengatakan bahwa program bagi siswa lulusan tahun ini lebih diutamakan untuk pekerjaan yang akan mereka dapatkan.
“Jadi kita menekankan kepada anak-anak untuk memilih bekerja. Meskipun pilihannya ada 3 yaitu, bekerja, melanjutkan kuliah atau wirausaha (BMW),” ucapnya.
Untuk membekali bekerja, ketika mereka di semester akhir akan diberikan kegiatan pelatihan.
“Terutama untuk Asisten Perawatan, kita beri modal mereka misalnya pijat bayi atau terapi komplementer. Itu sebagai background mereka bekerja di klinik atau instansi kesehatan. Kemudian untuk bidang farmasi, kita juga memberikan kegiatan sebagai bekal mereka, misalnya membuat minuman herbal, freshcare, aroma terapi, sabun serai dan sebagainya,” tambah Sri.

Semua siswa lulusan SMK Ngesti Widhi Husada juga sudah tersertifikasi. Semua lulusan sejak tahun 2017 sampai saat ini, para siswa telah mendapatkan sertifikat kompetensi yang dilisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Kita bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Asisten Tenaga Kesehatan (LSP Asnakes) Indonesia untuk membekali anak-anak dengan sertifikat yang diakui di berbagai negara, terutama untuk wilayah Asean,” ucap Sri Mulyanti.
Sri juga menambahkan, bahwa program SMK Ngesti Widhi Husada berikutnya adalah mendampingi siswa lulusannya hingga kepada karir yang akan mereka jalani nantinya.
“Ketika lulus kita tidak melepas anak-anak begitu saja. Kita masih memantau untuk jenjang karir mereka. Yang melanjutkan kuliah, kita data mereka melanjutkan kuliah ke mana. Yang bekerja, mereka bekerja di bidang apa. Apakah linear dengan kita atau tidak. Selanjutnya begitu juga kepada mereka yang akan berwirausaha,” imbuhnya.
SMK Ngesti Widhi Husada yang beralamat di Jl. Laut nomor 31 Kendal ini, telah menjalin kerjasama dengan beberapa Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, Apotek, Panti Pelayanan Sosial dan penyalur tenaga kerja luar negeri. (Eko Prayogo)
Editor : Andri Sofian
#smkngestiwidhihusada #kabupatenkendal #ppdbsmk #bnsp #tenagakesehatan







