TERDEPAN.CO.ID,BATAM– Pada bulan Mei 2022 kemarin PLN Batam sudah memiliki cadangan 30 mega.
“Rencana di September atau pertengahan Oktober 2022, kami akan masuk 25 mega,”terang Corporate Secretary PT PLN Batam, Hamidi Hamid.
Ia juga memastikan sistem bright PLN Batam saat ini cukup baik dan handal.
“Saat ini, baik PLN Batam maupun Bintan terus mengalami peningkatan baik dari pelayanan dan fasilitas,”terangnya.
Menurutnya, cadangan daya di PLN Batam sampai dengan 5 persen. Tetapi ke depan PLN Batam terus membangun lagi.
“Pada bulan Mei 2022 kemarin kami sudah masuk 30 mega. Dan rencana di September atau pertengahan Oktober 2022, kami akan masuk 25 mega. Selanjutnya kami akan bangun terus dari tahun ke tahun hingga tahun 2030 mendatang,” kata Hamidi, Kamis (1/9/2022).
Dikatakannya, untuk cadangan di tahun 2028 nanti PLN sudah mencapai 20 persen mega dari total yang ada.
Jika dilihat dari kebutuhan, posisi amannya dalam cadangan tersebut yakni 15 hingga 20 persen.
Hamidi menjelaskan, selama ini terdapat gangguan pelayanan kepada masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, faktor cuaca, teknis dan gangguan lain seperti pelebaran jalan.
Kendati demikian kedepan PLN akan memperhatikan dan terus tingkatkan green energi yang ada di Kota Batam.
Saat ini yang paling besar dipakai adalah energi fosil dari gas, batubara dan BBM.
“Pada tahun 2028 hingga 2030 mendatang akan berencana menarik kabel bawah laut dari Sumatera ke Batam. Untuk memenuhi kebutuhan di Batam,” bebernya.
Pada kesempatan tersebut ia menjelaskan terkait dengan kondisi di Kota Batam saat ini energi fosil masih aman untuk beberapa tahun kedepan.(*)
Editor : IKA
#PLNBatam







