Pemko Batam Siapkan Program Pengendalian Inflasi, Wawako: Mendagri Mengapresiasi

TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Dalam upaya pengendalian inflasi, Pemerintah Kota (Pemko) Batam jauh hari telah menyiapkan beberapa program. Ada di antara program-program tersebut yang sudah dilaksanakan setiap tahun dan hasilnya sukses mengendalikan inflasi hingga menuai apresiasi.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, program pengendalian inflasi yang rutin dilakukan di Batam, di antaranya adalah pasar sembako murah yang digelar setiap menjelang perayaan hari-hari besar. Selain itu, juga dilakukan pembagian sembako gratis dan sejumlah program pengendalian harga sembako lainnya.

Bacaan Lainnya

“Dengan upaya ini, sebelumnya pak Mendagri sampai mengapresiasi pengendalian inflasi di Batam,” ujarnya, Senin (30/1/2023).

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad (Foto: Humas Pemko Batam)

Apresiasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, itu bukan tanpa alasan. Sebab bazar sembako murah di Batam dinilai sukses mengendalikan inflasi. Menurut Amsakar, inflasi harus dikendalikan. Pasalnya, jika inflasi tinggi maka daya beli masyarakat akan minim. Sebaliknya, deflasi akan tidak baik.

“Jadi, inflasi ini harus dikendalikan,” katanya.

Untuk diketahui, pada Desember 2022, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Batam menunjukan inflasi sebesar 1,14 persen. Inflasi terjadi karena kenaikan IHK dari 112,33 pada November 2022 menjadi 113,61 pada Desember 2022. Inflasi tahun kalender 2022 sekaligus inflasi tahun ke tahun (Desember 2022 terhadap Desember 2021) sebesar 5,95 persen.

Inflasi Kota Batam pada Desember 2022 terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya enam indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 3,01 persen; kelompok transportasi naik sebesar 1,33 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 1,11 persen.

Kemudian, kelompok kesehatan naik sebesar 0,04 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya naik sebesar 0,02 persen; serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,01 persen.

Sedangkan, kelompok yang mengalami penurunan yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki turun sebesar 0,13 persen.

Untuk kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran; kelompok pendidikan; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan tidak mengalami perubahan indeks harga. (*)

RTN
Editor: Andri Sofian

#inflasibatam
#wakilwalikotabatam
#sembakomurah

TERDEPAN TV

Pos terkait