Rakor Terkait Penyelenggaraan Haji, Kepala Kantor Kemenag Batam: Pemerintah Beri Perhatian Khusus Jemaah Lansia

TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Dr H Zulkarnain, SAg, MH, didampingi Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Syahbudi, bersama Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Batam melaksanakan Rapat Koordinasi Data Jemaah, Pelunasan Biaya Haji dan Persiapan Manasik Tingkat Kota dan Kecamatan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Kota Batam, Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (17/4/2023).

Dalam laporannya, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Syahbudi, menyampaikan bahwa jumlah Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Batam pada tahun 1444H/2023M ini adalah 605 (reguler), 31 (lanjut usia). Sehingga totalnya adalah 636 JCH.

Bacaan Lainnya

“Ada satu orang JCH berusia 93 tahun. Namun, 31 orang lansia juga tetap prioritas,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Dr H Zulkarnain memimpin rapat koordinasi Data Jemaah, Pelunasan Biaya Haji dan Persiapan Manasik Tingkat Kota dan Kecamatan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kemenag Kota Batam. (17/4/2023)

Untuk pelaksanaan manasik tingkat Kota Batam Tahun 1444H/2023M, menurut skedul akan dimulai pada hari Sabtu, 29 April 2023 pukul 07.30-12.00 WIB bertempat di Aula PIH (Pusat Informasi Haji, Wisma Kementerian Agama, Batam Center) dengan menghadirkan narasumber yakni, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kepulauan Riau dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam. Selanjutnya, pada hari Minggu, 14 Mei 2023 pukul 07.30-12.00 WIB di tempat yang sama menghadirkan narasumber yakni, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Kepri.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Zulkarnain, menyampaikan bahwa untuk penambahan petugas haji harus proporsional. Begitu juga dengan jemaah lanjut usia (lansia).

“Kalau tidak ada mahram maka, harus jadi perhatian khusus,” ungkapnya.

Menurut Zulkarnain, pemerintah telah memberikan perhatian khusus kepada jemaah lansia.

“Jadi, kita harus peduli dengan jiwa sosial yang tinggi. Pelajari jemaah secara psikologis. Karena, usia jemaah lansia secara fisik, psikologis juga berpengaruh,” ujarnya.

Selanjutnya, Zulkarnain juga meminta supaya informasi tentang haji harus sampai secara utuh kepada jemaah. Begitu juga dengan Kepala KUA, para penyuluh harus jemput bola dengan cara mendatangi langsung JCH.

“Manasik haji harus ada penekanan khusus tentang rukun dan syarat haji,” pungkasnya.

Turut hadir dalam rapat koordinasi, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Hasani, KBIH Al Anshor serta LDII Batam. (*AS)

Editor: Andri Sofian

#kemenagbatam
#jemaahhajibatam

TERDEPAN TV

Pos terkait