TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menggelar kegiatan Sembang Media bersama puluhan wartawan di Batam. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Kedai Kopi Bintang, Batam Center itu, Ansar memaparkan berbagai program strategis dan prestasi Pemerintah Provinsi Kepri, Selasa (4/7/2023).
Membuka kegiatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Pemprov Kepri, Hasan, SSos, menyampaikan bahwa acara Temu Sembang bersama media ini, akan diagendakan sebagai kegiatan rutin Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk menjawab berbagai pertanyaan media yang berkembang di masyarakat sebagai bahan masukan dan koreksi bagi Pemerintah dalam membuat kebijakan.
“Kegiatan ini akan kita laksanakan juga di Kabupaten/Kota lainnya sebagai wadah silaturahmi dan sarana pemerintah menjawab berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat,” ucapnya.
Sembang Media kali ini mengangkat tema “Peran Pers Mengawal Pembangunan dan Menjaga Kondusivitas Daerah”, dihadiri oleh insan pers dari berbagai media cetak, elektronik maupun online. Pada kesempatan itu, Ansar memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih selama kepemimpinan Ansar-Marlin selama 2 tahun. Walaupun dengan berbagai hambatan dan keterbatasan anggaran, terlebih di awal kepemimpinan langsung dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang turut menghancurkan ekonomi Kepri.
Diterangkannya, Pertumbuhan Perekonomian Kepulauan Riau pada triwulan I 2023 mengalami perkembangan yang baik dengan capaian pertumbuhan sebesar 6,51 persen. Angka ini meningkat dibandingkan triwulan I tahun lalu sebesar 2,83 persen. Kemudian bebagai proyek infrastruktur jalan kembali digesa pada beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau guna membuka keterisoliran daerah.
“Tahun ini berkat kegigihan, hubungan yang baik dengan Bappenas kita mendapatkan anggaran 640 milyar Rupiah untuk perbaikan dan pembangunan jalan di beberapa wilayah Kepri. Begitu juga dari Kemenkes RI, kita mendapatkan anggaran 107 milliar Rupiah guna peningkatan fasilitas kesehatan di Kepri,” jelasnya.
Usai menyampaikan pemaparan, Gubernur Ansar membuka dialog santai bersama para wartawan. Beberapa isu yang diangkat diantaranya terkait polemik pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di beberapa Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMU/K) di Batam, permasalahan ekspor pasir laut, permasalahan taksi konvensional dan online di Batam serta rencana pelaksanaan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) yang akan diselenggarakan di Bintan pada 10 sd 13 Agustus 2023 mendatang.
Menanggapi persoalan PPDB, Ansar menyatakan, seluruh siswa yang tidak terakomodir di sekolah yang unggulan sesuai zonasi sebaiknya disalurkan ke sekolah yang masih tersedia bangku kosong.
”Seperti SMA Negeri 3 Batam yang membludak, dan ternyata di SMA Negeri 26 banyak kosong. Maka anak anak diarahkan ke SMA 26. Kalau kualitas guru nanti SMA Negeri yang unggulan akan kita pindahkan ke sekolah sekolah baru yang ada. Nanti akan diatur oleh Dinas Pendidikan setelah tanggal 6 Juli 2023,” terangnya.
Selanjutnya terkait ekspor pasir laut, Ansar memastikan bahwa pengerukan sedimentasi laut belum akan dilakukan saat ini. Karena hal itu terus dilakukan kajian secara hati-hati oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI terkait dampak-dampak yang bisa ditimbulkan kepada lingkungan dan masyarakat.
“Kalaupun hal itu dilakukan ke depannya, maka saya pastikan daerah akan mendapatkan nilai tambah, baik itu dalam bentuk CSR (Corporate Social Responsibility atau tanggung jawab sosial perusahaan) dengan porsi yang lebih besar sehingga masyarakat yang terdampak akan mendapatkan hak yang adil,” jelasnya.
Hadir pada kegiatan itu, Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri Taba Iskandar , Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, Tim Percepatan Pembangunan, Kepala Dinas Pendidikan Andi Agung, Kepala Dinas Perhubungan Junaidi, Kepala Dinas PTSP Asparizal serta Kepala Badan Kesbangpol Heri Mokhrizal. (AS)
Editor: Andri Sofian
#gubernurKepri #sembangMedia







